Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 22 Juli 2026
NASA: Juli 2023, Bulan Terpanas di Dunia Sejak Ribuan Tahun Lalu
BERITABALI.COM, DUNIA.
Bulan Juli 2023 kemungkinan akan menjadi bulan paling panas yang tercatat dalam "ratusan, bahkan ribuan tahun.", demikian dikatakan ilmuwan terkemuka NASA.
"Kami melihat perubahan yang belum pernah terjadi sebelumnya di seluruh dunia. Gelombang panas yang kami lihat di AS, di Eropa, China, dan menghancurkan rekor kiri, kanan, dan tengah. Ini bukan kejutan," kata Direktur NASA Goddard Institute for Space Studies Gavin Schmidt.
Baca juga:
NASA Temukan 'Bumi Super', Lebih Layak Jadi Hunian Manusia?">NASA Temukan 'Bumi Super', Lebih Layak Jadi Hunian Manusia?
Bulan Juni 2023 sudah menjadi bulan Juni terpanas dalam sejarah dan bulan Juli kemungkinan besar akan menjadi bulan terpanas secara keseluruhan, dilansir DW, Jumat (21/7/2023).
"Kami tahu secara sains bahwa aktivitas manusia, terutama emisi gas rumah kaca, secara tegas menyebabkan pemanasan yang kita lihat di planet kita," kata kepala ilmuwan NASA dan penasihat iklim senior Kate Calvin.
Ilmuwan NASA mengklarifikasi bahwa data yang dikumpulkan dan dianalisis oleh institut tersebut telah mengarah ke sana.
"Telah terjadi peningkatan suhu satu dekade ke dekade selama empat dekade terakhir," kata Schmidt.
Badan antariksa AS tersebut terakhir kali melihat lonjakan suhu pada Juli dan Agustus 2016 karena peristiwa super El Nino yang terjadi pada musim dingin 2015-2016.
Gelombang panas yang terlihat saat ini disebabkan oleh kehangatan secara keseluruhan di seluruh dunia, terutama di lautan.
"Kami telah melihat suhu permukaan laut yang memecahkan rekor, bahkan di luar daerah tropis, selama berbulan-bulan. Dan kami mengantisipasi hal itu akan terus berlanjut, dan alasan mengapa menurut kami hal itu akan terus berlanjut adalah karena kami terus melakukannya menempatkan gas rumah kaca ke atmosfer," kata Schmidt.
Lebih jauh lagi, ilmuwan top NASA juga mengatakan adanya "peluang 50-50" bahwa tahun 2023 akan menjadi tahun terpanas dalam sejarah. Kemungkinan, suhunya akan dikalahkan oleh tahun 2024 yang juga diperkirakan menjadi lebih hangat karena pengaruh fenomena El Nino.
Ilmuwan lain menetapkan kemungkinan sebanyak 80 persen bahwa tahun 2023 menjadi yang terhangat dalam catatan sejarah. (sumber: liputan6.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3770 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1438 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1421 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1378 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1289 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun