Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 18 Juli 2026
Pria Paruh Baya Asal Pupuan Tabanan Ditemukan Tewas di Gubuk
BERITABALI.COM, TABANAN.
Seorang pria paruh baya atas nama I Wayan Mardika, 51 tahun asal Banjar Dinas Belantibah, Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan ditemukan meninggal di dalam gubuk miliknya.
Pria yang bekerja sebagai petani ini memiliki riwayat sakit jantung yang menjadi pemicu koban meninggal.
Informasi yang berhasil dihimpun, Sabtu,(29/7) sekira Pukul 07.30 WITA korban pamitan untuk pergi ke sawah di Banjar Belantibah, Desa Belimbing pada anaknya dengan membawa perlengkapan untuk bekerja di sawah seperti cangkul dan penampad/parang panjang. Sedangkan anaknya pergi bersama istri korban ke Desa Jelijih Punggang untuk mencari Janur.
Kemudian sekira Pukul 13.00 WITA, anak korban dihubungi oleh seorang warga dan mengatakan bahwa orangtuanya telah meninggal dunia dengan adanya pemberitahuan tersebut. Selanjutnya anak korban langsung pulang ke Belantibah dan melihat orangtuanya masih berada di gubuk yang ada di tengah sawah dan telah meninggal dunia.
“Dari penuturan keluarga, korban tiga hari yang lalu sempat berobat ke Puskesmas 2 Pupuan. Juga tidak ditemukan jejak kekerasan di lokasi dan di tubuh korban,” ujar Kasi Humas Polres Tabanan I Gusti Made Brata.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3722 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1399 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1340 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1263 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1100 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun