Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Ramai Soal Rangka eSAF dan Desakan Recall, Astra Honda Bakal Dipanggil
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Astra Honda Motor (AHM) selaku pabrikan Honda bakal dipanggil Kementrian Perhubungan (Kemenhub) buntut kegaduhan rangka eSAF skutik Honda yang dicurigai konsumen berkarat hingga mudah patah.
Pemanggilan dijadwalkan berlangsung pekan depan, tepatnya pada 28 Agustus 2023.
"Hari Senin 28 Agt 2023 saya rapatkan dengan mengundang AHM," kata Direktur Sarana Transportasi Jalan Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Danto Restyawan kepada CNNIndonesia.com, Jumat (25/8).
Menurut Danto pemanggilan ini lantaran pihaknya ingin menelusuri langsung akar masalah rangka eSAF ini yang sangat ramai sejak pertengahan bulan ini.
Danto mengatakan masalah ini tidak hanya menjadi perhatian masyarakat, tetapi juga pemerintah.
"Pembahasan ini terkait yang viral itu. Jadi sengaja saya rapatkan, bagaimana bisa terjadi seperti itu?" ucap dia.
Danto menambahkan pemanggilan nanti akan melibatkan sejumlah perwakilan Kemenhub, salah satunya dari Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) .
Balai milik Kemenhub ini bertugas menguji kendaraan, termasuk produk motor Honda, sebelum dapat dijual ke pasar. Tugas mereka menerbitkan Sertifikat Uji Tipe (SUT) dan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT).
"Balai uji Bekasi juga dilibatkan, saya kalau sudah terkait keselamatan, saya tegas," ucap Danto.
Sebelumnya Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Hendro Sugiatno mengatakan situasi ini seharusnya menjadi perhatian AHM sebagai produsen.
Dia juga bilang AHM semestinya melakukan peninjauan dan mempertimbangkan opsi recall dengan memperhatikan sejumlah kondisi, misalnya apakah hal ini terjadi sudah melibatkan banyak konsumen, bukan cuma sejumlah kecil.
"Kalau memang semua produk itu bukan case to case. Tapi kalau memang sudah merata, semua motor dengan tipe itu dengan kondisi yang dapat membahayakan pengemudi ya mestinya, dilakukan peninjauan oleh pabrikan apa masalahnya. Kalau memang keputusannya kalau memang (recall)," kata Hendro saat dihubungi, Jumat (25/8).
Hendro saat dihubungi mengaku belum mengetahui jelas apakah masalah rangka eSAF karat dan patah di motor Honda sudah masif atau belum. Dia berjanji bakal mempelajarinya lebih lanjut dan mengumpulkan data.
"Tapi saya kan belum tau ini sudah masif apa kasus tertentu. Karena domisili kan juga pengaruh, misalnya orang di gunung dan tepi pantai kekuatan (kendaraan) akan berpengaruh. Nanti saya diskusikan, saya cari datanya dalam beberapa hari ini,' ucap Hendro.
Ada empat model skutik yang dirancang memakai eSAF di Indonesia yaitu Genio, Beat, Vario 160, dan Scoopy. Keempatnya merupakan produk unggulan Honda menguasai pasar roda dua di Indonesia.
Foto dan video yang menunjukkan rangka eSAF berkarat dan patah telah berhamburan di media sosial. Kasus tersebut juga diduga telah berlangsung lama, namun baru ramai mencuat pada satu hingga dua pekan terakhir.
AHM sudah menyatakan dugaan karat itu adalah bercak kuning silikat, senyawa yang digunakan saat pengelasan ketika proses produksi yang diklaim justru melindungi dari karat. Walau demikian konten soal rangka eSAF bermasalah masih tetap bermunculan. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6001 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4682 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2660 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2323 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2238 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan