Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Penembakan Istri di Peguyangan, Pihak Keluarga Ungkap Karakter Suami yang Gantung Diri
bbn/suara.com/Penembakan Istri di Peguyangan, Pihak Keluarga Ungkap Karakter Suami yang Gantung Diri.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Cekcok rumah tangga berakhir penembakan istri dan gantung diri suami terjadi di Jalan Ahmad Yani, Denpasar Utara, Bali, Selasa (5/9/2023) malam.
Suami berinisial WAY (39) menembaki istrinya KS (38) dan kemudian melakukan gantung diri di halaman belakang rumahnya.
Pada Rabu (6/9/2023) situasi TKP terlihat lengang dan bahkan tidak diberi garis polisi. Salah satu orang yang dapat ditemui di TKP adalah Bunga (bukan nama sebenarnya), yang merupakan saudara kandung dari WAY.
Bunga mengaku tidak berada di TKP saat kejadian karena tidak tinggal di rumah yang sama. Namun, dia mengaku memang menyadari dan merasakan dampak dari salah satu sifat buruk WAY.
WAY yang merupakan anak bungsu dari 5 bersaudara memang disebut sangat tempramental dan mudah emosi sejak kecil. Dia bahkan tidak segan-segan membentak saudaranya dan orang tuanya sendiri.
“Tempramen dari kecil memang. Kalau dulu kakak saya sering dibentak. Makanya kakak saya pergi ke rumah istrinya di Sibang, di sana dia tinggal,” ujarnya saat ditemui pada Rabu (6/9/2023) sore.
Sisi tempramennya itu juga yang Bunga sebut membuatnya enggan tinggal bersama saudaranya itu, padahal rumah TKP sejatinya cukup luas. Namun, rumah itu hanya ditempati oleh WAY dan istrinya beserta kedua orang tua WAY.
Sementara itu, dia mengaku tidak mengetahui permasalahan persisnya sebelum bertanya ke ayahnya usai kejadian.
Dari penjelasannya, WAY sedang terlilit utang yang cukup banyak. Bahkan, sekitar seminggu sebelum kejadian pelaku meminta uang sejumlah Rp200 juta dan sertifikat rumah kepada ayahnya, serta berniat untuk menjual sawah yang dimiliki keluarganya.
Namun, karena tidak dituruti WAY mengamuk dan kerap memecahkan barang rumahnya selama seminggu terakhir.
Hingga puncaknya terjadi saat kejadian malam tadi. Senapan angin yang digunakan untuk menembaki istrinya juga dia sebut karena WAY memiliki hobi menembak burung.
Namun, dia mengaku tidak mengetahui jika ada permasalahan lain yang menyangkut WAY dan istrinya karena dia mengaku tidak mengenal istrinya.
“Saya tanya kemarin sama bapak, ada apa sebenarnya. Adik saya minta uang dan sertifikat, dia masih punya banyak utang,” ujar dia.
“Ngamuknya barang-barang dipecahin. Tadi malam aja mungkin emosinya sudah memuncak saking kesalnya,” tuturnya lebih lanjut.
Sementara, jenazah WAY disebut akan masih dikuburkan terlebih dahulu. Faktor biaya menjadi kendala jenazahnya belum bisa dilakukan prosesi ngaben. (sumber: suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6006 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2329 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan