Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pembantaian PKI Tersadis Terjadi di Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Hingga saat ini, masih banyak kabut seputar peristiwa G30S PKI 1965. Namun yang paling dirasa Nyoman adalah aksi balas dendam yang begitu masif menimpa semua elemen PKI.
Semua anggota dan pimpinan S 3 (Serikat Sekerja Sosial yang didominasi orang-orang PKI) di seluruh Bali mati dibunuh pasca peristiwa G30S. Korban pertama adalah Putu Slamet, ia digorok di depan kamar mandi, di kantornya sendiri, di Dinas Sosial Singaraja.
Mereka yang hanya ikut-ikutan masuk PKI atau hanya simpatisan organisasi di bawah naungan PKI, banyak menjadi korban.
Pada awal Februari 1966, Nyoman Sirna dan delapan orang mahasiswa STKS mengadakan penelitian tentang akibat terjadinya G30S di Bali. Penelitian dilakukan di Kabupaten Jembrana, salah satu Kabupaten dimana pembantaian PKI terjadi paling parah.
Sekitar dua minggu Nyoman Sirna melakukan penelitian, meninjau desa-desa dimana banyak terdapat korban pembantaian. Mereka menemukan berbagai keterangan soal kronologi dan variasi peristiwa pembantaian.
Ada yang mengaku melihat bagaimana kader PKI diperintahkan untuk mengumpulkan orang-orang PKI, lalu salah seorang diperintahkan membunuh semua pengikutnya. Terakhir giliran si tokoh PKI itu sendiri yang ditembak.
Ada juga sepasukan tentara yang diantar oleh Pemuda Ansor setempat, menunjuk sebuah kampung dengan mengatakan semua penduduknya PKI, yaitu Desa Mertasari.
Desa itu ada di pinggiran sebelah timur Kota Negara. Tentara kemudian mengumpulkan semua penduduk Desa Mertasari, membunuh semuanya, menjarah harta bendanya dan membakar kampungnya hingga rata dengan tanah.
Di beberapa tempat di Kabupaten Jembrana, seperti di Baluk dan Tukadaya serta Melaya, terdapat kuburan massal yang pada masing-masing lubang berisi mayat di atas 50 orang, tua-muda, anak-anak, laki perempuan. Di Desa Rening, tempat-tempat pemujaan keluarga (sanggah) dibakar habis karena pemiliknya dianggap PKI.
Banyak lagi peristiwa lain yang mengerikan. Pantai Candikesuma merupakan kuburan bagi orang-orang PKI yang ditangkapi dan diangkut secara bersama dari berbagai desa, dari kota, dari pelosok-pelosok Jembrana.
Ini baru di Kabupaten Jembrana. Daerah-daerah lainnya tak kurang sama seramnya. Peristiwa pemberontakan G30S adalah sebuah peristiwa sejarah hitam yang besar dalam perjalanan bangsa Indonesia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan