Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Pasar Seni Kumbasari Sepi Pembeli, Pedagang Rugi dan Berutang ke Koperasi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Masa kejayaan Pasar Kumbasari memang tidak seperti dulu lagi, sejak pandemi covid-19 melanda hingga hari ini, penjualan produk kerajinan mereka tidak laku seperti dulu karena tidak banyak wisatawan yang datang dan membeli ke pasar ini.
Sejumlah pedagang mengaku belum mengetahui pasti faktor penyebab sepinya pembeli. Bahkan untuk tamu bisnis yang sebelumnya membeli produk kerajinan dalam porsi besar seolah-olah menghilang.
Salah satu pedagang Pasar Seni Kumbasari, Ni Made Wanasari mengatakan biasanya saat musim ramai sedikitnya 50 buah kerajinan tangan khas Bali dari berbagai jenis, bentuk dan harga mampu terjual, namun sekarang tidak menentu karena sepi.
"Jika kondisi ramai pesanan mampu meraup pendapatan kotor sebesar Rp1 juta lebih per hari, kini tidak dapat ditentukan per harinya, jadinya tidak ada pemasukan," jelasnya, Senin (18/9/2023).
Baca juga:
Pasar Kumbasari Kalah Saing
Dampak ketidakpastian ini akhirnya berakibat ke penghasilan sehari-hari yang ikut menurun drastis. Mau tidak mau, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia terpaksa meminjam di koperasi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 739 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 672 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 491 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 472 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik