Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Israel Imbau Warganya Segera Tinggalkan Mesir dan Yordania
BERITABALI.COM, DUNIA.
Israel meminta warganya segera meninggalkan Mesir dan Yordania. Hal ini disebabkan ketegangan semakin meningkat akibat perang di Jalur Gaza, Palestina.
"Dewan Keamanan Nasional Israel menaikkan peringatan perjalanannya untuk Mesir (termasuk Sinai) dan Yordania ke level 4 (ancaman tinggi)," tulis pemerintah Israel dalam keterangan resmi, seperti diberitakan AFP.
"Disarankan untuk tidak melakukan perjalanan ke negara-negara ini dan bagi mereka yang tinggal di sana harap untuk pergi... sesegera mungkin," lanjut mereka.
Pengumuman itu dirilis beberapa hari usai Israel menarik diplomatnya dari Turki. Keputusan itu menyusul imbauan sebelumnya yang meminta warga Israel segera meninggalkan Turki.
Seruan evakuasi itu muncul setelah adanya protes berhari-hari di Timur Tengah atas pemboman Israel di Jalur Gaza. Insiden yang berlanjut menjadi perang antara milisi Hamas Palestina dengan Israel terus memanas hingga saat ini.
Pada Jumat (20/10) kemarin, korban perang tercatat mencapai 5.618 orang. Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan jumlah korban tewas di Jalur Gaza mencapai 4.137 orang, sedangkan 13.162 orang lainnya mengalami luka-luka.
Juru bicara Kementerian Kesehatan, Ashraf Al Qidra, mengatakan dari jumlah korban tewas, 1.661 di antaranya merupakan anak-anak.
Terpisah, Kementerian Kesehatan juga mencatat 81 warga Palestina di Tepi Barat meninggal dunia imbas perang di kawasan itu. Sementara itu, di pihak Israel, jumlah korban meninggal dunia 1.400 orang.
Perang antara Hamas Palestina dan Israel terus panas sejak pecah pada 7 Oktober 2023. Warga Palestina di Jalur Gaza jadi korban karena menerima hujan roket dan blokade total dari Israel.
Warga Gaza saat ini mengalami krisis air, listrik, makanan, obat-obatan, hingga bahan bakar buntut perang. Israel pun terus-menerus menolak membuka perbatasan bagi pengiriman bantuan kemanusiaan di wilayah kantong itu.
Ratusan truk berisi bantuan kemanusiaan sendiri sudah mengantre di sekitar perbatasan Rafah, satu-satunya perbatasan Gaza dengan Mesir selain dengan Israel.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5545 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3485 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2337 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1175 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan