Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
ISIF 2023 di Bali: Korporasi Didorong Ukur Manfaat Dana CSR Lewat Parameter SDGs
BERITABALI.COM, BADUNG.
Para korporasi didorong untuk tidak berhenti pada alokasi anggaran untuk tanggung jawab sosial perusahaan, namun juga mengukur sejauh mana capaian dan dampaknya atau manfaatnya bagi masyarakat dan lingkungan.
Demikian diungkapkan Fajar Kurniawan selaku Managing Director Social Investment Indonesia (SII) usai membuka Indonesian Social Investment Forum (ISIF) 2023 di Nusa Dua, Badung, Rabu (13/11/2023).
"Memang ada peningkatan konvensional yakni melaporkan dana CSR seperti berapa orang dilatih, berapa ribu pohon ditanam, berapa UKM dibina, namun hari ini harusnya sudah bertransformasi ke arah outcome yakni berapa penghasilan usai pelatihan, dan berapa yang bisa dihijaukan dari penanaman pohon, berapa Co2 yang bisa diserap. Kita dorong teman-teman korporasi agar tidak berhenti pada berapa input, tapi bisa secara outcome dan dampaknya," jelasnya saat jumpa pers.
Sedangkan, Pungkas Bahjuri Ali, STP, MS, Ph.D, Kepala Sekretariat Nasional SDGS Bappenas RI mengungkapkan SDGs (Sustainable Development Goals – SDG’s) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan sebagai parameter dari tanggung jawab sosial korporasi ada tahun 2015 – 2019, skor indeks global bergerak naik dengan poin rata – rata 0,5 per tahunnya.
Namun, sejak 2019, skor indeks menurun dan bergerak dengan poin rata – rata 0,01, yang dipacu oleh Pandemi Covid-19. Skor indeks dan peringkat Indonesia mengalami tren menaik. Pada tahun 2022, nilai skor indeks Indonesia naik menjadi 70,2 dan menempati peringkat ke-75 dari 166 negara.
"Indonesia terbilang top performers dengan pencapaian yang terus meningkat dari 4 tahun lalu hingga menempati ke-75 dari seluruh negara," ucapnya.
Terkait pencapaian SDGs Indonesia, kata dia, berdasarkan data Bappenas, 63 persen dari total 216 indikator rencana aksi program SDGs periode 2021-2024 telah tercapai. Namun demikian, angka tersebut masih belum mendorong kemajuan pencapaian SDGs di tingkat regional mengingat development gap yang masih
cukup tinggi.
Maka itu, diperlukan kerja kolektif untuk mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Sementara, Pitono Nugroho dari Social Investment Indonesia (SII) menambahkan selain manfaat atau dampak dari dana CSR perusahaan, para korporasi juga diminta agar sesuai dan sinergi dengan tujuan pembangunan pembangunan berkelanjutan.
Seusai pandemi Covid-19, Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan dalam mengejar target SDGs, seperti perubahan iklim, ketahanan pangan, energi, air, dan polusi, serta meningkatnya kebutuhan pembiayaan.
Baca juga:
SDGs Action Awards 2023">Bali Raih Penghargaan Terbaik Indonesia's SDGs Action Awards 2023
Revisi Peta Jalan SDGs Indonesia menunjukkan peningkatan kebutuhan pembiayaan untuk mencapai SDGs pada 2030, dari 1 triliun dollar AS menjadi 1,7 triliun dollar AS.
Pencapaian target SDGs membutuhkan kerja sama yang berkelanjutan dari semua pihak, baik pemerintah maupun para pemangku kepentingan. Kerja sama tersebut juga harus didukung berbagai instrumen pendanaan inovatif yang melibatkan sektor swasta, filantropi, dan investor demi tercapainya transformasi pembangunan.
PBB mengimbau semua negara anggota untuk mengejar sebanyak mungkin target SDGs yang meleset melalui transformasi pembangunan.
ISIF 2023 merupakan pertama kali dilakukan secara luring di mana sejak pandemi yang sebelumnya dilakukan secara daring. Pertemuan ISIF ke-8 ini diikuti 107 peserta yang terdiri dari perusahaan-perusahaan, akademisi, pemerintah, lembaga swadaya masyarakat (LSM/NGO), dan sejumlah pakar terkait.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 6467 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5603 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3514 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2370 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan