Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Israel Temukan Terowongan Terbesar Hamas Sepanjang 4 Kilometer
BERITABALI.COM, DUNIA.
Militer Israel mengklaim telah menemukan terowongan beton dan besi berukuran sangat besar yang dikatakan bisa dilalui kendaraan pengangkut pejuang militan dari Gaza sampai ke perbatasan.
Terowongan ini dikatakan membentang diagonal di kedalaman 50 meter, lebar dan tingginya mencapai 3 meter serta dilengkapi peralatan listrik.
Lokasinya sekitar 100 meter di selatan pos pemeriksaan di perbatasan Erez, antara Gaza dan Israel. Posisinya tersembunyi di dalam bukit pasir.
Kepala juru bicara militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari memperkirakan panjang terowongan itu 4 kilometer, cukup mencapai bagian utara kota Gaza, yang pernah menjadi jantung pemerintahan Hamas dan sekarang sudah hancur karena menjadi zona pertempuran.
"Jutaan dolar diinvestasikan untuk terowongan ini. Butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun terowongan ini ... kendaraan dapat melintasinya," kata Hagari.
Hagari mengatakan terowongan ini terbesar yang ditemukan. Dia juga bilang tujuannya menargetkan penyeberangan Erez tetapi tak mengonfirmasi apakah terowongan ini dipakai pada serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober.
Serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober telah menewaskan setidaknya 1.200 orang. Serangan balasan Israel hingga sejauh ini sudah membunuh nyaris 18.000 warga.
Salah satu target utama serangan balasan Israel ke Gaza adalah menemukan dan melumpuhkan terowongan serta bunker di bawah tanah.
Sebelumnya militer Israel sudah memperlihatkan terowongan yang mereka temukan kepada media. Namun ukuran dan bentuknya sempit, didesain hanya dilintasi satu barisan prajurit bersenjata.
Terowongan-terowongan itu menjadi tantangan bagi Israel sebab dikhawatirkan digunakan buat menyembunyikan sandera yang ditahan Hamas. Hal ini sudah memperlambat serangan Israel yang menimbulkan banyak korban jiwa sipil Palestina dan membuat khawatir banyak negara-negara dunia.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4665 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan