Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
De Gadjah: Bandara Buleleng Ciptakan Pemerataan Ekonomi dan Pembangunan Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kemacetan parah yang menimpa kawasan sekitar Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada Jumat (29/12/2023) menjadi sorotan internasional karena para wisatawan mancanegara terpaksa berjalan kaki menuju bandara dan belum lagi mereka yang terdampak ketinggalan pesawat.
Akibat ketidaknyamanan ini turis asing mungkin akan berpikir lagi untuk berkunjung ke Bali. Sudah saatnya pemerintah terutama pemerintahan baru yang akan datang memikirkan infrastruktur baru termasuk perlunya Bandara Bali Utara untuk menambah kapasitas penerbangan ke Bali.
Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran provinsi Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah mengatakan pembangunan Bandara Bali Utara di Buleleng memiliki potensi signifikan dalam menciptakan pemerataan ekonomi dan pembangunan di Bali.
"Sebagai daerah termiskin di pulau tersebut, Buleleng bisa mendapat manfaat dari peningkatan infrastruktur dan aksesibilitas," ungkapnya.
Dengan adanya bandara baru, lanjutnya, diharapkan akan mendorong pembangunan jalan dan infrastruktur pendukung lainnya, yang tidak hanya akan melancarkan lalu lintas orang dan barang tetapi juga dapat memacu pertumbuhan ekonomi lokal.
Hal ini akan berdampak pada peningkatan kesempatan kerja dan pendapatan bagi masyarakat setempat, yang pada gilirannya dapat mengurangi angka kemiskinan.
Ditambahkan, pembangunan Bandara Buleleng juga bertujuan untuk mencapai pemerataan pembangunan di seluruh Bali. Dengan fokus yang selama ini tertuju pada Bali Selatan, kawasan utara pulau sering terabaikan. Bandara baru akan menjadi katalisator yang merangsang perkembangan wilayah utara, membawa keseimbangan antara selatan yang sudah maju dengan utara yang masih berkembang.
Meski demikian, kekhawatiran mengenai dampak negatif terhadap lingkungan dan tatanan sosial masyarakat Bali juga harus dipertimbangkan dengan hati-hati. Keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian budaya serta lingkungan harus menjadi prioritas dalam rencana pembangunan Bandara Bali Utara.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkap alasan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Capres Prabowo Subianto untuk merealisasikan Bandara Bali Utara jika terpilih menjadi Presiden RI 2024.
Ia mengatakan Prabowo ingin Bali itu menjadi pusat pariwisata dunia dan tujuan wisata bisa menampung sebesar-besarnya kedatangan wisatawan mancanegara.
"Bandara Ngurah Rai selama ini sudah sangat padat. Ngantrenya panjang. Dikeluhkan oleh maskapai internasional. Banyak sekali maskapai internasional yang mau masuk Ngurah Rai hanya dapat slot cuma satu seminggu, dua seminggu," ungkapnya saat kegiatan Konsolidasi DPD Gerindra Bali di Denpasar, Sabtu (3/11/2023) lalu.
Lebih jauh, ia mengharapkan dengan adanya pembangunan Bandara Bali Utara, Bali akan menjadi tempat yang lebih diminati lagi untuk dikunjungi karena ada kemudahan, fasilitas yang lebih baik.
Editor: Redaksi
Reporter: Gerindra Bali
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2569 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan