Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Kesal Bikin Ribut di Kos Pemogan, Pria nekat Menusuk Korban
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Darah kembali tumpah di kawasan Taman Pancing, tepatnya di sebuah rumah kos Gang Muhajirin nomor 3, Pemogan, Denpasar Selatan. Seorang pria bernama Ahmad Miftah (24) nekat menusuk bahu Ardianus Malo Zaghu (27) karena kesal ribut di tengah malam.
Korban asal Tambolaka, Sumba, NTT, itu sebelumnya menggelar arisan disertai pesta miras dan membunyikan musik keras hingga membuat tetangga kos terganggu tidurnya. Setelah kejadian, pelaku ditangkap Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan.
Menurut Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Ida Ayu Made Kalpika Sari didampingi Kanitreskrim Iptu Titan Kurniawan, peristiwa penusukan ini terjadi pada Rabu 7 Februari 2024.
Korban, Ardianus Malo Zaghu bersama teman-temannya mengadakan arisan disertai pesta miras. Mereka juga membunyikan musik keras hingga pukul 23.30 WITA. Sehingga tetangga kos merasa terganggu.
Adalah Ahmad Miftah asal Sumenep, Jawa Timur. Karena tidurnya terganggu, ia mendatangi para pemuda Sumba NTT yang sedang meneguk minuman keras sambil membawa pisau. Ia pun menegur para pemuda itu agar mematikan musik karena sudah larut malam.
Namun, melihat Ahmad Miftah membawa pisau, para pemuda Sumba tidak terima hingga berakhir cekcok mulut. Dari percekokan itu terjadi saling dorong. Siapa sangka, Ahmad Miftah menusuk punggung sebelah kanan Adrianus Malo hingga berdarah.
"Saat itu terjadi aksi saling dorong sehingga Ahmad Miftah nekat menusuk bahu Malo sebelah kanan," ujar Kompol Dayu Kalpika.
Melihat temannya ditusuk, rekan pemuda Sumba emosi dan balik menyerang Miftah. Karuan saja, pemuda tersebut lari ke kamar kos dan menguncinya. Namun para pemuda itu ikut mengejar, merusak pintu kamar kos dan mengeoroyok pelaku.
Insiden perkelahian itu secepatnya dilaporkan pemilik kos ke Polsek Denpasar Selatan. Aparat kepolisian datang dan menangkap pelaku Ahmad Miftah bersama barang bukti pisau.
Diinterogasi, Miftah mengaku membawa pisau karena merasa dikeroyok rekan-rekan korban. "Pelaku mengaku membawa pisau karena diserang oleh teman-teman korban. Pelaku masih diperiksa," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1392 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1059 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 900 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 801 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik