Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 2 Juli 2026
Marak Perkelahian Anak Muda, Polisi Gencarkan Blue Light Patrol di Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Maraknya perkelahian dan tawuran anak muda diantisipasi Polisi dengan menggencarkan patroli Blue Light di sepanjang ruas jalan di Denpasar, pada Selasa 20 Februari 2024. Tampak, sekumpulan anak Punk diamankan dan diperiksa identitasnya serta diminta untuk membubarkan diri.
Polisi di bawah kendali Perwira Pengawas Polsek Denpasar Barat Ipda Komang Alit Sapta Wiryawan, S. H., beserta anggotanya menggelar patroli kewilayahan di malam hari. Patroli berlangsung di sejumlah lokasi yakni di Jalan Gatot Subroto Barat, Jalan Kebo Iwa, Jalan Teuku Umar Barat, Jalan Mahendradatta dan sepanjang Jalan Imam Bonjol, Denpasar Barat.
Dalam patroli tersebut, petugas kepolisian menemukan sekumpulan anak-anak Punk yang sedang nongkrong. Oleh petugas kepolisian, mereka lantas diperiksa identitas serta barang bawaannya. Namun tidak ditemukan adanya barang barang yang berbahaya.
"Setelah diperiksa identitasnya, mereka dihimbau untuk segera membubarkan diri guna mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," bebernya.
Disamping melaksanakan patroli di tempat tempat mangkal anak-anak muda, patroli juga menyasar ke beberapa obyek vital seperti mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), perkantoran, pemukiman penduduk dan tempat tempat keramaian lainnya.
Menurut Kapolsek Denbar Komisaris Polisi I Gusti Agung Made Ari Herawan, S. IK., pihaknya menggelar Blue Light Patrol dalam rangka untuk mengantisipasi terjadinya perkelahian antar pemuda yang kerap viral di media sosial.
"Patroli juga diarahkan untuk melakukan pencegahan terhadap aksi balap liar dan gangguan kamtibmas lainnya di Wilayah Denpasar Barat," imbuhnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun