Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Punya 70 Kg Ganja di Rumah, Wali Kota Avallon Ditangkap Polisi Prancis
beritabali.com/cnnindonesia.com/Punya 70 Kg Ganja di Rumah, Wali Kota Avallon Ditangkap Polisi Prancis
BERITABALI.COM, DUNIA.
Polisi Prancis tangkap menangkap Jamilah Habsaou, Wali Kota Avallon, sebuah kota di timur Prancis karena kepemilikan narkoba.
Polisi menemukan sedikitnya 70 kilogram resin ganja milik sang wali kota dan dua saudara laki-laki di rumahnya.
Jamilah Habsaoui, Wali Kota Avallon sejak tahun 2021 dan juga anggota dewan daerah, adalah salah satu dari beberapa target penggerebekan polisi setelah penyelidikan terhadap perdagangan narkoba di kota itu.
Jaksa Hugues de Phily mengatakan kepada AFP bahwa penyelidikan ini sudah berlangsung selama beberapa minggu,
Dia mengatakan rumah wali kota, balai kota dan apotek tempat Habsaoui bekerja semuanya digeledah tetapi tidak menyebutkan jumlah obat yang ditemukan di rumahnya. Sumber investigasi mengatakan 70kg ganja disita.
Habsaoui dan dua saudara laki-lakinya termasuk di antara tujuh orang yang ditahan, menurut jaksa yang menambahkan bahwa bagian lain dari penyelidikan telah menemukan 983 gram kokain, uang tunai 7.000 euro dan sekitar 20 batangan emas.
Operasi ini dilakukan sebagai bagian dari kampanye nasional untuk memberantas perdagangan narkoba yang meningkat di kota-kota Perancis. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 880 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 747 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 565 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 532 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik