Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
De Gadjah Soroti Pemedek Berdesakan hingga Pingsan di Besakih
Perlu Perhatian Khusus Pemerintah dan Badan Pengelola
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Viral di media sosial padatnya pemedek di Pura Besakih berdesakan saat mengantre untuk sembahyang. Bahkan ada yang sampai pingsan karena saking padat dan sempitnya untuk jalur masuk dan keluar pemedek.
Terlebih ada juga yang membawa anak kecil akan menambah situasi tidak nyaman karena harus mengantre hingga berjam-jam untuk giliran masuk areal pura. Hal inilah yang disoroti Ketua DPD Gerindra Bali Made Muliawan Arya alias De Gadjah.
Melihat video di media sosial itu, ia mengaku miris dan khawatir, karena berdesakan hingga ada yang pingsan. Takutnya, nanti terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Semestinya, kata dia, perlu penataan alur sirkulasi baik pemedek yang masuk dan keluar di Pura Besakih. Namun, ia menekankan, penataan ini tidak diartikan mengubah bangunan suci yang sudah ada, tetapi lebih ke pengaturan alur pemedek.

Untuk itu, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar itu menekankan hal ini mesti mendapat perhatian khusus. "Ini harus mendapat perhatian khusus baik dari pemerintah maupun badan pengelola agar umat yang sembahyang bisa aman, nyaman, dan khusyuk," ujarnya.
Baca juga:
58 Caleg Gerindra Lolos Duduki Kursi Dewan, De Gadjah: Memudahkan Bangun Bali Secara Merata
Selain itu, De Gadjah juga mengamati adanya sampah yang berserakan di mana-mana, akses jalan dari parkir ke area pura yang jauh dan armada shuttle yang terbatas. Sehingga, pemedek pun harus rela dengan kondisi berkeringat saat bersembahyang saking jauhnya berjalan.
"Boleh saja parkir jauh agar tertata rapi, tapi harus ada shuttle yang mengantar pemedek agar tidak jauh," tandasnya.
Ia memahami jika dari anggaran atau APBD tidak cukup untuk mengatasi persoalan tersebut, namun De Gadjah mengusulkan pendanaan dari pemerintah pusat sebagai solusinya.
"Kami sebagai kader Gerindra siap menyuarakan, menyampaikan kepada pemimpin kami, presiden terpilih, ini perlu mendapat perhatian khusus agar umat hindu di Bali sembahyang di pura terbesar di Bali agar nyaman dan khusyuk sembahyang," ungkapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Gerindra Bali
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun