Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
De Gadjah Soroti Pemedek Berdesakan hingga Pingsan di Besakih
Perlu Perhatian Khusus Pemerintah dan Badan Pengelola
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Viral di media sosial padatnya pemedek di Pura Besakih berdesakan saat mengantre untuk sembahyang. Bahkan ada yang sampai pingsan karena saking padat dan sempitnya untuk jalur masuk dan keluar pemedek.
Terlebih ada juga yang membawa anak kecil akan menambah situasi tidak nyaman karena harus mengantre hingga berjam-jam untuk giliran masuk areal pura. Hal inilah yang disoroti Ketua DPD Gerindra Bali Made Muliawan Arya alias De Gadjah.
Melihat video di media sosial itu, ia mengaku miris dan khawatir, karena berdesakan hingga ada yang pingsan. Takutnya, nanti terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Semestinya, kata dia, perlu penataan alur sirkulasi baik pemedek yang masuk dan keluar di Pura Besakih. Namun, ia menekankan, penataan ini tidak diartikan mengubah bangunan suci yang sudah ada, tetapi lebih ke pengaturan alur pemedek.

Untuk itu, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar itu menekankan hal ini mesti mendapat perhatian khusus. "Ini harus mendapat perhatian khusus baik dari pemerintah maupun badan pengelola agar umat yang sembahyang bisa aman, nyaman, dan khusyuk," ujarnya.
Baca juga:
58 Caleg Gerindra Lolos Duduki Kursi Dewan, De Gadjah: Memudahkan Bangun Bali Secara Merata
Selain itu, De Gadjah juga mengamati adanya sampah yang berserakan di mana-mana, akses jalan dari parkir ke area pura yang jauh dan armada shuttle yang terbatas. Sehingga, pemedek pun harus rela dengan kondisi berkeringat saat bersembahyang saking jauhnya berjalan.
"Boleh saja parkir jauh agar tertata rapi, tapi harus ada shuttle yang mengantar pemedek agar tidak jauh," tandasnya.
Ia memahami jika dari anggaran atau APBD tidak cukup untuk mengatasi persoalan tersebut, namun De Gadjah mengusulkan pendanaan dari pemerintah pusat sebagai solusinya.
"Kami sebagai kader Gerindra siap menyuarakan, menyampaikan kepada pemimpin kami, presiden terpilih, ini perlu mendapat perhatian khusus agar umat hindu di Bali sembahyang di pura terbesar di Bali agar nyaman dan khusyuk sembahyang," ungkapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Gerindra Bali
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4655 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2625 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2280 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan