Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Presiden Israel Ngotot Bantah Serang Konsulat Iran di Suriah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Israel Isaac Herzog membantah pihaknya melakukan serangan terhadap konsulat Iran di Suriah. Ia mengaku serangan tersebut ditujukan untuk gedung yang berada dekat konsulat.
Herzog mengatakan target tersebut merupakan lokasi komando operasi Iran di Lebanon dan Suriah.
"Sejauh yang saya pahami, [target kami] itu bukan di konsulat, melainkan di sebuah bangunan terpisah di dekat konsulat," ujar Herzog dalam wawancara dengan Sky News, Senin (15/4).
Iran sebelumnya menunjuk Israel sebagai pelaku serangan pada gedung konsulatnya di Damaskus, Suriah yang menewaskan dua jenderalnya pada 1 April. Insiden ini yang mendasari serangan Iran ke Israel sejak akhir pekan lalu.
Herzog mengatakan jenderal itu memimpin operasi teror terhadap Israel.
"Di mana sang jenderal telah memimpin operasi dari kedua perbatasan, Lebanon dan Suriah yang telah melakukan serangan teror agresif tanpa henti terhadap Israel, melanggar perbatasan internasional antara Israel dan Suriah dan Israel dan Lebanon, melakukan serangan teror dari hari ke hari dengan seluruh mesin yang diperintahkan dari Teheran," tambahnya.
Herzog juga mengkritik Iran yang menghabiskan miliaran dollar untuk melakukan teror di Timur Tengah, padahal rakyatnya menderita dan dilanda kemiskinan.
"Apa yang dilakukan Iran, menghabiskan miliaran dolar, dengan sebagian besar rakyatnya sangat, sangat miskin dan menderita akibat kegagalan rezim tersebut. Mereka menghabiskan miliaran dolar hanya untuk merusak stabilitas di kawasan ini, untuk melakukan teror," katanya.
Herzog lanjut menyinggung soal senjata drone Kamikaze Iran yang menjadi senjata Rusia melawan Ukraina.
"Mengapa kekaisaran jahat ini menggunakan senjatanya di mana-mana. Semua warga Ukraina menderita karena drone mereka," tuturnya.
Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran telah meluncurkan serangan terhadap Israel pada Minggu (14/4) dini hari waktu Iran.
Serangan yang menggunakan sekitar 300 rudal dan drone ke wilayah pendudukan Israel disebut sebagai tanggapan atas serangan terhadap bagian konsuler kedutaan Iran di ibu kota Suriah.
Mereka mengaku serangan balasan yang dilakukan menargetkan pangkalan militer tempat tentara Israel menyimpan pesawat F-35, dan bukan wilayah penduduk sipil.
Hal itu dikatakan Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollhian dalam konferensi pers di Teheran, Minggu (14/4), dikutip dari kantor berita Iran IRNA.
Amirabdollhian menyebut pangkalan itu merupakan asal serangan terhadap gedung kedutaan Iran di Damaskus, Suriah, awal bulan ini, yang menewaskan dua komandan militer senior dan lima petugas Iran lainnya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 419 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 362 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 354 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang