Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Israel Klaim Bunuh Komandan Hamas Dalam Serangan ke Kamp Al-Mawasi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Israel mengklaim salah satu komandan militer senior Hamas Rafa Salama tewas dalam serangan yang menargetkan kamp pengungsian Al-Mawasi di Khan Younis, Sabtu (13/7). Salama merupakan salah satu dalang dari serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober lalu.
Dalam sebuah pernyataan pada Minggu (14/7), militer Israel mengatakan angkatan udara Isarel "menyerang dan menewaskan komandan brigade Khan Younis, Rafa Salama" dalam serangan hari Sabtu.
Mengutip AFP, serangan tersebut sedianya juga menargetkan Mohammed Deif, pimpinan militer Hamas. Namun demikian, seorang pejabat Hamas memastikan Deif masih hidup.
Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan setidaknya 90 orang tewas dan 300 orang lainnya luka-luka imbas serangan udara Israel ke kamp pengungsian Al-Mawasi di Khan Younis.
Mengutip Aljazeera, dari 90 korban tewas dalam serangan tersebut, hampir setengahnya adalah perempuan dan anak-anak.
Ini adalah insiden terbaru yang menelan banyak korban jiwa di daerah Al-Mawasi, sebelah barat Kota Khan Younis. Kamp tersebut banyak ditinggali warga Palestina yang mengungsi dari agresi Israel ke Gaza.
Israel berdalih serangan terbaru mereka menargetkan pimpinan militer kelompok Hamas dalam sebuah serangan udara ke sebuah kamp pengungsian.
Laporan pejabat keamanan Israel, serangan itu menargetkan Mohammed Deif, pemimpin Brigade Qassam -sayap militer Hamas. Serangan itu dilakukan di Al-Mawasi, sebuah kamp pengungsian yang berada di sebelah barat Khan Younis.
Serangan tersebut menghantam sebuah area yang menjadi lokasi pengungsi berlindung. Video dari lokasi kejadian menunjukkan penduduk setempat dan tim penyelamat berusaha mencari beberapa orang yang masih terjebak dalam reruntuhan.
Israel sebelumnya telah menetapkan Al-Mawasi sebagai zona aman bagi warga Palestina yang mengungsi imbas serangan militer di Gaza. Namun, pihak Israel ternyata tetap menyerang area tersebut karena diduga ada pimpinan Hamas yang menjadi target mereka. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2304 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan