Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 24 Juni 2026
Kekeringan Sawah di Jembrana, Petani Terpaksa Gunakan Sumur Bor
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Musim kekeringan mulai berdampak pada sawah di Jembrana, termasuk di Subak Kali Kembar di Desa Baluk, Kecamatan Negara.
Petani setempat sudah merasakan dampaknya sejak sepekan terakhir, sehingga mereka terpaksa menggunakan bantuan sumur bor yang membuat biaya operasional pertanian meningkat.
Wayan Dendiem (65), salah satu petani di daerah tersebut, mengeluhkan bahwa lahan pertaniannya tidak mendapat aliran air selama seminggu terakhir akibat sistem pembagian air pada bendungan yang dipengaruhi oleh musim kemarau.
"Sudah semingguan ini sawah saya tidak ada air," ungkap Wayan, Sabtu (27/07/2024).
Kekeringan ini memaksa Wayan dan petani lainnya di Subak Kali Kembar menggunakan pompa air untuk mengairi sawah mereka, yang menambah beban biaya operasional karena harus membeli bahan bakar minyak (BBM) untuk mesin pompa air.
"Biaya minyak satu jam satu liter. Biasanya sehari bisa sampai 12 jam," jelas Wayan.
Wayan berharap pemerintah segera membantu para petani dengan langkah mengatasi kekeringan yang mulai terjadi ini dan memantau langsung irigasi di Subak sehingga terjadi pemerataan pembagian air.
"Ya semoga saja kondisi ini bisa segera berakhir. Jika terus terjadi, operasional kami pasti membengkak banyak," harapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun