Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Pemkab Jembrana Serahkan Bantuan Bibit Ayam Petelur ke Dua Kelompok Ternak
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana kembali menyalurkan bantuan bibit hewan ternak kepada dua kelompok ternak di Desa Pengambengan dan Desa Penyaringan. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, pada Jumat (6/9/2024).
Bantuan ini bertujuan untuk mendorong pengembangan usaha ekonomi produktif di sektor peternakan, sejalan dengan program Pemerintah Pusat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Bupati Tamba menekankan pentingnya perawatan yang baik terhadap bantuan ternak yang diberikan agar dapat berkelanjutan. Ia juga menambahkan, jika Jembrana mampu memproduksi ayam pedaging secara besar-besaran, kabupaten ini dapat memenuhi kebutuhan pangan terutama menjelang tahun emas 2026/2027 saat Jembrana akan kedatangan banyak tamu.
"Saya berharap bantuan ini bisa dikelola dengan baik, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh semua anggota kelompok, bukan hanya pengurus saja," ujar Tamba.
Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan, drh. I Gede Putu Kasthama, menjelaskan masing-masing kelompok, yang terdiri dari 20 anggota, menerima bantuan 320 ekor bibit ayam petelur beserta peralatan penunjangnya. Total nilai bantuan untuk kedua kelompok tersebut mencapai Rp187.459.280.
"Hari ini, kami menyerahkan 320 ekor ayam petelur untuk masing-masing kelompok yang terdiri dari 20 anggota. Setiap anggota akan memelihara 16 ekor ayam serta mendapatkan paket kandang, pakan, dan obat-obatan," jelas Kasthama.
Selain bibit ayam, Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana juga memberikan vitamin dan obat-obatan untuk perawatan hewan ternak. Bantuan tersebut mencakup obat pencegah virus, vitamin, antibiotik, serta obat untuk meningkatkan produksi telur.
"Jumlah pakan yang diberikan akan mencukupi kebutuhan selama tiga bulan, sedangkan vitamin dan obat-obatan bisa digunakan hingga ayam mencapai usia produktif maksimal, yaitu sekitar dua tahun," tutup Kasthama.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3836 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1781 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang