Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pemkab Jembrana Serahkan Bantuan Bibit Ayam Petelur ke Dua Kelompok Ternak
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana kembali menyalurkan bantuan bibit hewan ternak kepada dua kelompok ternak di Desa Pengambengan dan Desa Penyaringan. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, pada Jumat (6/9/2024).
Bantuan ini bertujuan untuk mendorong pengembangan usaha ekonomi produktif di sektor peternakan, sejalan dengan program Pemerintah Pusat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Bupati Tamba menekankan pentingnya perawatan yang baik terhadap bantuan ternak yang diberikan agar dapat berkelanjutan. Ia juga menambahkan, jika Jembrana mampu memproduksi ayam pedaging secara besar-besaran, kabupaten ini dapat memenuhi kebutuhan pangan terutama menjelang tahun emas 2026/2027 saat Jembrana akan kedatangan banyak tamu.
"Saya berharap bantuan ini bisa dikelola dengan baik, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh semua anggota kelompok, bukan hanya pengurus saja," ujar Tamba.
Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan, drh. I Gede Putu Kasthama, menjelaskan masing-masing kelompok, yang terdiri dari 20 anggota, menerima bantuan 320 ekor bibit ayam petelur beserta peralatan penunjangnya. Total nilai bantuan untuk kedua kelompok tersebut mencapai Rp187.459.280.
"Hari ini, kami menyerahkan 320 ekor ayam petelur untuk masing-masing kelompok yang terdiri dari 20 anggota. Setiap anggota akan memelihara 16 ekor ayam serta mendapatkan paket kandang, pakan, dan obat-obatan," jelas Kasthama.
Selain bibit ayam, Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana juga memberikan vitamin dan obat-obatan untuk perawatan hewan ternak. Bantuan tersebut mencakup obat pencegah virus, vitamin, antibiotik, serta obat untuk meningkatkan produksi telur.
"Jumlah pakan yang diberikan akan mencukupi kebutuhan selama tiga bulan, sedangkan vitamin dan obat-obatan bisa digunakan hingga ayam mencapai usia produktif maksimal, yaitu sekitar dua tahun," tutup Kasthama.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan