Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Libatkan 700 Peserta, Ogoh-ogoh Sapa Warang Jadi Magnet Peed Aya PKB Duta Denpasar

Sabtu, 13 Juni 2026, 20:22 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Libatkan 700 Peserta, Ogoh-ogoh Sapa Warang Jadi Magnet Peed Aya PKB Duta Denpasar.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Duta Kota Denpasar tampil memukau dalam Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 yang digelar di kawasan Monumen Bajra Sandhi, Renon, Sabtu (13/6). Penampilan megah yang melibatkan 700 peserta itu semakin mencuri perhatian dengan hadirnya Ogoh-ogoh Sapa Warang karya maestro Marmar Herayukti sebagai penutup parade budaya.

PKB XLVIII Tahun 2026 yang mengusung tema Atma Kerthi: "Jiwa Siwa Parisudha" dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Ni Luh Enik Ermawati, didampingi Gubernur Bali I Wayan Koster melalui pemukulan kulkul.

Dalam ajang budaya terbesar di Bali tersebut, Duta Kota Denpasar menampilkan garapan bertajuk Tattwa Parisuda Vasudhaiva Kutumbhakam yang sarat makna filosofis tentang harmoni, keberagaman, dan penyucian jiwa.

Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa hadir langsung menyaksikan penampilan para seniman Kota Denpasar bersama Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa. Ribuan masyarakat tampak memadati sepanjang rute pawai untuk menyaksikan penampilan para duta seni dari seluruh kabupaten/kota di Bali.

Peed Aya Kota Denpasar dikemas secara megah dengan melibatkan 700 peserta yang terdiri atas penari, penabuh, Truna Truni Kota Denpasar, siswa-siswi sekolah, hingga berbagai elemen masyarakat lainnya.

Barisan pawai diawali dengan papan nama dan busana adat khas Kota Denpasar. Selanjutnya tampil Tek-Tekan, Karnaval, Bungan Jaja, dan Uparengga yang menampilkan kekayaan budaya serta kreativitas masyarakat Denpasar.

Penonton kemudian disuguhkan Tari Legong Manca yang diiringi Semara Pegulingan Sekehe Nada Acharya Kota Denpasar. Penampilan berlanjut dengan Tari Barong dari Sekehe Kubu Barong Kota Denpasar serta Tari Sang Hyang Dedari yang sarat nilai sakral.

Parade budaya semakin semarak dengan penampilan Pasepan dan Garapan Tematik Wayang Sapuh Leger yang diiringi Gender Sekehe Sabda Kencana Sakti Kota Denpasar.

Puncak perhatian masyarakat tertuju pada penampilan Ogoh-ogoh Sapa Warang dari Banjar Gemeh, karya maestro Marmar Herayukti. Karya monumental tersebut tampil gagah diiringi tabuhan Sekehe Baleganjur Banjar Tengah Sidakarya dan menjadi penutup yang spektakuler bagi penampilan Duta Kota Denpasar.

Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan semangat para seniman serta peserta yang telah mengharumkan nama Kota Denpasar di ajang PKB.

"Penampilan adik-adik peserta Peed Aya Kota Denpasar begitu memukau. Tentunya ini adalah sebuah kebanggaan. Mewakili Pemerintah Kota Denpasar, dan seluruh masyarakat Kota Denpasar, saya mengucapkan terima kasih atas penampilan dan semangat luar biasa dari adik-adik semua," ujar Arya Wibawa.

Koordinator Pawai Duta Kota Denpasar, Ida Bagus Eka Harista menjelaskan bahwa tema Tattwa Parisuda yang diangkat pada tahun ini memiliki makna mendalam tentang perjalanan spiritual manusia menuju kemurnian jiwa.

"Tattwa Parisuda menyatukan kejernihan pikiran (manacika) dengan integritas tindakan (kayika), sehingga jiwa kembali pada esensi yang nirmala menuju kebenaran yang hakiki dan mutlak," jelasnya.

Ia menambahkan, penampilan Duta Kota Denpasar dibagi menjadi tiga segmentasi utama. Segmen pertama mengangkat nilai-nilai Vasudhaiva Kutumbhakam atau menyama braya yang merefleksikan Denpasar sebagai ruang harmonis yang merawat keberagaman dan kreativitas.

Segmen kedua menampilkan kearifan lokal melalui berbagai tarian sakral, termasuk Dedari Mesolah dan Legong yang menjadi bagian penting dari warisan budaya Bali.

Sementara segmen terakhir menghadirkan garapan tematik yang ditutup dengan penampilan Ogoh-ogoh Sapa Warang karya Marmar Herayukti yang menjadi daya tarik utama dalam penampilan Duta Kota Denpasar.

"Segmen terakhir adalah segmen tematik yang akan ditutup dengan penampilan Ogoh-ogoh Sapa Warang, karya Marmar Herayukti dari Banjar Gemeh," katanya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: Humas Denpasar



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami