Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Gubernur Koster Lepas Peed Aya, Pemukulan Kulkul Tandai Pembukaan PKB ke-48
bbn/dok Humas Pemprov Bali/Gubernur Koster Lepas Peed Aya, Pemukulan Kulkul Tandai Pembukaan PKB ke-48.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi membuka Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 dengan melepas Peed Aya (pawai) budaya di depan Monumen Puputan Bajra Sandhi, Denpasar, Sabtu (13/6).
Pembukaan pesta seni tahunan terbesar di Bali tersebut ditandai dengan pemukulan kulkul yang dilakukan Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia Ni Luh Enik Ermawati atau Ni Luh Puspa serta Ketua DPRD Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya.
Peed Aya dimulai tepat pukul 14.00 Wita dan dihadiri sejumlah pejabat pusat maupun daerah, di antaranya Irjen Kementerian Dalam Negeri Sang Made Mahendra Jaya beserta istri, Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI Prof. I Nengah Duija, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, serta jajaran Forkopimda Provinsi Bali.
Gubernur Wayan Koster bersama para pejabat yang hadir memukul kulkul sebanyak lima kali sebagai simbol persatuan dan kesatuan masyarakat Bali dalam menjaga serta mengembangkan seni budaya daerah.
Pemukulan kulkul tersebut disambut tabuhan gamelan Gong Gede dari Sancaya Kanti Desa Adat Kesiman, Semar Pagulingan dari Briak Briuk Sepanggul, serta Gamelan Maha Merdangga Kalpa yang mengiringi penampilan Siwa Nataraja hasil kolaborasi Komunitas Seni Usadhi Langu bersama Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar.
Penampilan kolosal bertajuk "Maha Merdangga Kalpa" menjadi salah satu sajian pembuka yang mencuri perhatian ribuan penonton yang memadati kawasan Bajra Sandhi. Garapan tersebut merepresentasikan refleksi kewaktuan yang kekal, vibrasi semesta dalam pembentukan tatanan kehidupan sakral yang memuliakan alam, manusia, dan kebudayaan dalam harmoni spiritual yang suci.
Tahun ini, PKB XLVIII mengusung tema "Jiwa Sidha Parisudha" yang dimaknai sebagai upaya memuliakan jiwa menuju kesempurnaan. Tema tersebut selaras dengan semangat Atma Kerthi sebagai pemuliaan maha jnana atau kesadaran spiritual yang luhur.
Rangkaian Peed Aya PKB 2026 diikuti seluruh kabupaten dan kota se-Bali. Pawai budaya diawali oleh kontingen Kabupaten Jembrana dan ditutup oleh Duta Kota Denpasar yang menampilkan beragam kekayaan seni dan budaya daerah.
Pesta Kesenian Bali XLVIII Tahun 2026 akan berlangsung selama hampir satu bulan, mulai 13 Juni hingga 11 Juli 2026, dengan pusat kegiatan di Taman Budaya Provinsi Bali atau Art Center Denpasar. Berbagai agenda seni, budaya, pameran, lomba, hingga pergelaran tradisi akan melibatkan ribuan seniman dari Bali maupun luar daerah.
Di penghujung acara pembukaan, Gubernur Bali Wayan Koster menyempatkan diri menyapa masyarakat yang memadati area pawai sebelum meninggalkan lokasi kegiatan. Kehadiran orang nomor satu di Bali tersebut disambut antusias oleh para penonton yang sejak siang mengikuti rangkaian pembukaan PKB XLVIII Tahun 2026.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1981 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun