Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Hujan Lebat Guyur Maroko, 11 Orang Meninggal Akibat Banjir Bandang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Banjir bandang melanda Maroko usai hujan lebat mengguyur negara tersebut pada Jumat (6/9). Akibatnya, setidaknya 11 orang meninggal dunia dan sembilan orang lainnya hilang akibat banjir tersebut.
"Jumlah awal korban tewas sebanyak 11 orang setelah badai petir hebat melanda 17 pefektur dan provinsi," kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri Maroko Rachid Khalfi, seperti diberitakan AFP pada Minggu (8/9).
Di antara jumlah tersebut, tujuh orang meninggal berasal dari provinsi Tata yang terlebak 740 kilometer selatan Rabat. Sementara, dua orang lainnya dari Errachidia yang terlebak 500 kilometer dari timur Marrakesh.
Khalfi juga menyebut satu korban meninggal dunia merupakan warga negara asing (WNA). Namun, ia tidak memberikan keterangan lebih lanjut soal WNA tersebut.
Banjir bandang itu juga menyebabkan 40 rumah roboh dan 93 jalan rusak. "(Banjir itu) memengaruhi jaringan listrik, air minum, dan telepon," tambah Khalfi.
Hujan lebat mengguyur daerah yang biasanya gersang di Maroko selatan dan Aljazair sejak Jumat (6/9) lalu. Hal tersebut diakibatkan oleh cuaca ekstrem.
Juru bicara Direktorat Jenderal Meteorologi Maroko, Lhoussaine Youabd, mengatakan, "Daerah-daerah di Maroko selatan telah dipengaruhi massa udara tropis yang sangat tidak stabil."
"(Hal ini) menyebabkan terbentuknya awan yang tidak stabil dan ganas," lanjutnya. Sehingga, ia menggambarkan ini merupakan fenomena yang luar biasa.
Rachid Khalfi juga mengatakan, "Volume curah hujan yang tercatat dalam dua hari setara dengan curah hujan yang biasanya dialami wilayah tersebut selama setahun penuh."
Layanan cuaca Maroko mencatat wilayah Ouarzazate menampung 47 militemeter debet air dalam tiga jam, sementara Tagounite sekitar 170 milimeter.
"Kami belum pernah melihat hujan seperti itu selama sekitar 10 tahun," kata seorang penduduk lokal Ouarzazate yang bernama Omar Gana. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5505 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2315 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1128 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan