Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Anak Ungkap Kondisi Kesehatan Terbaru Mat Solar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Popon, anak artis Mat Solar mengungkap perkembangan kesehatan ayahnya sejak terkena stroke pada 2017 lalu.
Popon mengatakan kondisi terkini ayahnya saat ini hanya bisa berbaring di tempat tidur.
Ia mengatakan belum ada perkembangan signifikan tentang kondisi pemain sitkom Bajaj Bajuri itu semenjak pulang dari rumah sakit beberapa waktu lalu.
"Menurut saya sih sama aja progresnya kayak masih kayak gitu. Cuma juga sudah umur, ya susah untuk berbicara. Aku tiap hari kayak menghibur ayah kayak "ayah ayo dong ngomong A I U E O', ya ayah kayak cuma 'A U'. Cuma susah aja ngehiburnya kayak pegangin tangan ini 'ayo-ayo' gitu doang," ujar Popon di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, Minggu (15/9) seperti dikutip dari detikhot.
Selain itu, penglihatan Mat Solar saat ini juga belum normal. Kata Popon, ayahnya masih kesulitan melihat dengan baik.
Meski begitu, pendengaran Mat Solar masih normal dan berfungsi dengan baik.
"Penglihatan agak buram lah, iya. Ya kayak agak terganggu gitu cuma kalau masalah pendengaran sih baik. Kalau untuk bicara ya masih gitu," katanya lagi.
Meski begitu Popon menerima keadaan Mat Solar saat ini. Ia memahami bahwa usai ayahnya sudah tua. Mat Solar sebelumnya sempat terserang stroke sebanyak tiga kali.
Beberapa tahun lalu, Mat Solar juga melakukan pengobatan dengan cara terapi. Mat Solar mengidap stroke di bagian otak kanan dan membuat tangan serta kaki kirinya sulit digerakkan. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan