Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
4 Jenis Olahraga Yang Bikin Awet Muda Selain Lari dan Jalan Kaki
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Bukan rahasia lagi, olahraga bisa meningkatkan kesehatan secara menyeluruh dan menjadi jaminan umur panjang. Namun, ada beberapa olahraga tertentu yang memberikan manfaat maksimal agar tubuh tetap awet muda dan panjang umur.
Semakin sering atau tinggi intensitas tubuh bergerak, semakin mungkin bagi Anda untuk hidup lebih lama.
Mengutip AARP, bergerak setidaknya 150 menit jalan cepat atau 75 menit lari setiap pekan akan mengurangi risiko kematian dini.
Olahraga yang bikin umur panjang
Namun, berjalan dan berlari hanya segelintir dari olahraga yang memberikan manfaat maksimal untuk umur panjang. Ada banyak olahraga lain yang memberikan manfaat serupa.
1. Menari
Ketika menari seluruh anggota tubuh aktif bergerak. Penelitian menemukan, menari tak cuma meningkatkan kesehatan jantung, tapi juga otot yang kuat hingga suasana hati yang lebih baik.
2. Yoga
Yoga melatih fleksibilitas dan keseimbangan. Menurut penelitian, orang berusia di atas 65 tahun menemukan bahwa yoga dapat meningkatkan kecepatan berjalan dan kemampuan untuk bangkit dari kursi. Kedua hal tersebut berhubungan dengan umur yang lebih panjang.
Yoga juga menjadi salah satu olahraga yang paling banyak digemari karena minim risiko cedera dan memiliki gerakan yang bervariasi.
3. Olahraga beban
Seiring bertambahnya usia, stamina bisa saja menurun. Namun, Anda bisa menghindari hal tersebut dengan rutin melakukan olahraga menggunakan beban. Ketika seluruh anggota tubuh banyak bergerak, hal tersebut mampu membangun otot-otot yang ada di dalam tubuh.
Jika Anda tidak yakin harus memulai dari mana, mulai-lah dengan angkat beban minimal dua kali seminggu. Jangan lupa selingi dengan olahraga aerobik.
Kedua jenis olahraga tersebut ditemukan menurunkan risiko kematian dini 41-47 persen.
4. Berenang
Sebuah studi terhadap 80 ribu orang menemukan, perenang memiliki kemungkinan 41 persen lebih kecil untuk meninggal dunia karena penyakit jantung atau stroke.
Berenang sejauh sekitar 300 meter (m) memberikan manfaat yang sama seperti berlari sejauh 1,5 kilometer (km). (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5946 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2633 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan