Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Alasan Iran Bombardir Israel Pakai Ratusan Rudal Balistik
BERITABALI.COM, DUNIA.
Iran meluncurkan lebih dari 180 rudal balistik ke Israel hingga mengenai Iron Dome pada Rabu (2/10) dini hari usai pasukan Zionis membunuh bos Hizbullah Hassan Nasrallah dan bos Hamas Ismail Haniyeh.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan serangan mereka sebagai hak untuk melindungi diri dan tanggapan agresi brutal Israel ke Lebanon dan Palestina.
"Beri tahu [Perdana Menteri Israel Benjamin] Netanyahu bahwa Iran bukanlah negara yang suka berperang, tetapi Iran berdiri teguh melawan ancaman apa pun," kata dia di X.
Pezeshkian juga mengatakan tindakan tersebut dilakukan untuk membela kepentingan dan warga negara Iran.
"Ini hanyalah sebagian kecil kekuatan kami. Jangan terlibat konflik dengan Iran," imbuh dia.
Angkatan Bersenjata Iran juga menyatakan serangan mereka ke Israel sejalan dengan hak negara untuk membela diri secara sah berdasarkan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Mereka juga mewanti-wanti Israel jika pemerintahan Netanyahu membalas serangan.
"Jika Israel menanggapi serangan ini, mereka akan menghadapi respons yang lebih menghancurkan," demikian pernyataan militer Iran, dikutip Anadolu Agency.
Dalam pernyataan lain, Iran menyebut serangan berhenti di Rabu pagi. Mereka tak ingin konflik lebih lanjut kecuali ada provokasi tak terduga.
"Tindakan kami akan dihentikan kecuali jika rezim Israel memutuskan untuk melakukan pembalasan lebih lanjut," kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi.
Iran menembakkan ratusan rudal balistik ke Israel di saat pasukan Zionis meluncurkan invasi ke Lebanon. Serangan tersebut menjadi pukulan militer terbesar Iran ke Israel.
Saat rudal meluncur, sirene di seluruh Israel meraung-raung. Ledakan bahkan mengguncang Yerusalem dan Lembah Sungai Yordan.
Iran menggambarkan gempuran ini sebagai operasi defensive dan semata-mata menargetkan fasilitas militer Israel.
Militer Iran menyatakan serangan mereka berhasil mengenai tiga pangkalan Israel.
Serangan Iran juga terjadi saat Israel menginvasi Lebanon.
Dalam dua pekan terakhir, Iran gencar menyerang Lebanon selatan, terutama infrastruktur Hizbullah.
Mereka bahkan menggempur markas besar Hizbullah di Beirut dan menewaskan pemimpin milisi ini Hassan Nasrallah.
Hizbullah merupakan milisi yang didukung Iran. Kematian Nasrallah menjadi pukulan telak kedua bagi Teheran usai bos Hamas Ismail Haniyeh tewas pada Juli. Kedua pentolan itu tewas di tangan yang sama: Israel. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3368 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1592 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 801 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan