Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
"Upgrade" Kemampuan Deteksi Ancaman Teror, Agen Intelijen di Bali Dilatih BNPT
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Badan Nasional Penangggulangan Terorisme (BNPT) mengadakan pelatihan bagi agen-agen intelijen di Provinsi Bali guna meningkatkan kemampuan dalam mendeteksi dan mengawasi ancaman teror. Hal ini sebagai komitmen untuk terus membangun kesiapsiagaan nasional.
"Pelatihan ini bertujuan untuk menambah wawasan dan kompetensi yang sudah dimiliki oleh para pelaksana tugas intelijen dalam mendeteksi dan mengawasi ancaman teror," jelas Direktur Pembinaan Kemampuan Brigjen. Pol. Wawan RIdwan, S.I.K., S.H., M.H., dalam Kegiatan Pelatihan Intelijen bagi Aparatur Pemerintah dalam Penanggulangan Terorisme yang berlangsung pada 1 - 3 Oktober 2024 di Bali.
Wawan menegaskan jika peningkatan kemampuan ini dibutuhkan mengingat peran agen intelijen sangat vital terutama dalam mencegah terjadinya aksi terorisme di Indonesia.
"Peran intelijen dalam penanggulangan terorisme sangatlah vital, terutama di bidang tindak pidana terorisme. Diperlukan agen - agen intelijen yang berkompeten dan dibutuhkan adanya sinergi satuan - satuan intelijen yang bekerja secara optimal," jelasnya.
Lebih lanjut, Wawan berpesan agar dengan adanya prestasi zero terrorist attack sejak tahun 2023 hingga pertengahan tahun 2024 jangan membuat peran intelijen melemah justru kewaspadaan perlu ditingkatkan.
“Meskipun sampai saat ini tidak ada aksi teror di indonesia. Akan tetapi, kita harus terus waspada, karena pelaku tindak pidana terorisme masih banyak berkeliaran dan mengancam ke utuhan bangsa," tegasnya.
Sebagai informasi, sebanyak 70 agen intelijen dari unsur TNI/Polri dan instansi pemerintahan terkait mengikuti kegiatan ini. (sumber: BNPT)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun