Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 8 Juli 2026
Hamas Klaim Serangan 7 Oktober ke Israel Mulia, Hancurkan Musuh
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kelompok Hamas Palestina memuji serangan mereka ke Israel pada 7 Oktober 2023 lalu sebagai sebuah cara "yang mulia" untuk menghancurkan musuh.
"Serangan mulia pada 7 Oktober telah menghancurkan ilusi yang diciptakan musuh untuk dirinya sendiri, meyakinkan dunia dan kawasan tentang superioritas dan kemampuannya," kata anggota Hamas yang berdomisili di Qatar, Khalil al-Hayya.
Dia mengatakan setahun setelah serangan 7 Oktober, seluruh Palestina khususnya Gaza dan rakyat Palestina sedang menulis sejarah baru dengan "perlawanan, darah, dan keteguhan".
"Warga Gaza tetap tangguh terhadap semua pemindahan paksa, meskipun berbagai jenis penyiksaan dan terorisme telah Anda alami, dan genosida yang mengerikan serta pembantaian setiap hari," kata al-Hayya dalam sebuah pernyataan video, dikutip AFP.
Pria yang selama ini menjadi kepala negosiator Hamas dalam pembicaraan dengan Israel dan Amerika Serikat itu, menegaskan kembali posisi mereka. Dia mengeklaim Israel adalah pihak yang selama ini menghalangi gencatan senjata tercapai di Gaza.
"Apa yang kami tolak kemarin, tidak akan kami terima besok. Dan apa yang gagal dipaksakan oleh Israel dengan kekerasan, tidak akan mereka terima di meja perundingan," ujarnya.
Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga sudah buka suara jelang satu tahun serangan Hamas ke Israel, yang berujung pada agresi brutal selama setahun terakhir.
Dia mengeklaim Israel akan segera mencapai kemenangan dan menyebut militernya telah benar-benar mengubah realitas dalam setahun terakhir.
Netanyahu juga menyebut pasukan Israel akan menang saat memerangi milisi di Jalur Gaza dan Lebanon, serta bersiap menyerang Iran.
Satu tahun agresi Israel di Jalur Gaza, sebanyak 41.870 orang tewas di mana sebagian besar korban adalah warga sipil dari kelompok rentan. Perempuan, lansia, dan anak-anak banyak yang meninggal dunia akibat gempuran Israel.
Dilansir dari Anadolu Agency, agresi Israel di Palestina ini merupakan salah satu konflik paling merusak di abad ke-21. Ini juga menjadi perang paling mematikan bagi warga Palestina dalam sejarah konflik Israel-Palestina. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3623 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1190 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1093 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1039 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun