Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 8 Juli 2026
Monitoring Zona Integritas, KPU RI Tekankan Budaya Anti-Korupsi di KPU Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jembrana terus memperkuat komitmennya dalam membangun birokrasi yang bersih dan berorientasi pada pelayanan publik.
Langkah tersebut ditunjukkan melalui kunjungan monitoring dan pembinaan dari KPU RI sebagai bagian dari percepatan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Selasa (8/7/2026).
Kegiatan ini menjadi tahapan penting untuk memantapkan kesiapan KPU Kabupaten Jembrana sebagai salah satu perwakilan Provinsi Bali dalam penilaian pembangunan Zona Integritas oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).
Ketua KPU Kabupaten Jembrana, I Ketut Adi Sanjaya, menegaskan seluruh jajaran berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui berbagai inovasi serta penguatan tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel.
Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, menjelaskan bahwa KPU Kabupaten Jembrana bersama KPU Kabupaten Badung dipercaya menjadi perwakilan Provinsi Bali dalam penilaian Zona Integritas. Karena itu, kedua satuan kerja tersebut diharapkan mampu menunjukkan komitmen, integritas, serta inovasi dalam mendukung reformasi birokrasi.
Dalam arahannya, Anggota KPU RI, Idham Holik, menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan implementasi nyata dari good and clean electoral governance. Ia menilai budaya antikorupsi harus menjadi karakter seluruh insan KPU, sejalan dengan semangat pelayanan kepada masyarakat.
"Budaya anti-korupsi harus menjadi karakter kerja seluruh jajaran KPU serta moto "KPU Melayani" harus menjadi landasan dalam memberikan pelayanan yang bersih, profesional, transparan, dan akuntabel."
Menurutnya, keberhasilan pembangunan Zona Integritas tidak hanya diukur dari kelengkapan administrasi, tetapi juga dari kualitas pelayanan publik yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, KPU Kabupaten Jembrana turut memaparkan berbagai inovasi pelayanan yang telah dikembangkan. Beberapa di antaranya yakni Jegog JDIH, Lentera Hukum, Sipermata Pemilu, SiCoktas, SiDik Jembrana, SOPAN, SiMonika Perjadin, Buku Tamu Digital, serta sejumlah fasilitas pendukung pelayanan publik lainnya.
Di akhir kegiatan, Idham Holik memberikan apresiasi atas hasil penilaian internal yang diraih KPU Kabupaten Jembrana. Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat tata kelola organisasi yang bersih, inovatif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik menjelang proses penilaian Zona Integritas oleh Kementerian PANRB.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3623 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1190 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1108 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1039 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun