Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Prabowo Sebut The New Singapore untuk Adopsi Teknologi yang Canggih dan Modern di Bandara Bali Utara
beritabali/ist/Prabowo Sebut The New Singapore untuk Adopsi Teknologi yang Canggih dan Modern di Bandara Bali Utara.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Komandan Pemenangan Mulia-PAS I Kadek 'Rambo' Prasetya meluruskan pemberitaan yang menyatakan Presiden Prabowo Subianto yang akan menjadikan Bali sebagai "The New Singapore" atau The New Hong Kong.
Rambo panggilan akrabnya, yang juga Sekretaris Jenderal Gerindra Bali itu mengatakan yang dimaksud Prabowo itu bukanlah ingin mengubah Bali seperti Singapura baru, namun yang dimaksud adalah bandaranya yang modern dan canggih di Singapura atau Hongkong diadopsi untuk dibangun di Bandara Bali Utara.
Prabowo menekankan bahwa fokus utamanya adalah pembangunan bandara di Bali Utara yang akan mengadopsi teknologi dan standar internasional, mirip dengan bandara-bandara modern di Singapura dan Hongkong.
Hal ini sesuai dengan prinsip yang selalu ditekankan oleh Prabowo untuk menjaga adat dan budaya Bali dalam pidato sebelumnya.
“Keunggulan saudara, keunggulan Indonesia, keunggulan Nusantara, keunggulan Bali adalah budayanya. Budayanya ini dijaga,” sebut Presiden Prabowo saat pertemuan di Warung Bendega, Minggu (3/11/2024).
Editor: Redaksi
Reporter: Gerindra Bali
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2322 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1968 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun