Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Lukisan Intuitif Susiawan Gali Pemahaman Tentang Kanda Pat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sebuah pameran seni yang menampilkan karya-karya mendalam dan intuitif dari seniman terkemuka Susiawan digelar Sudakara ArtSpace dengan mengusung tema "Bridges of Light,".
Pameran ini merayakan lebih dari empat dekade eksplorasi kreatif, mencakup keinginan seniman dalam melukis intuitif dan permainan bayangan, Pameran dimulai 27 Desember 2024 hingga 5 Februari 2025 di Sudamala Resort, Sanur, Kota Denpasar.
Asli dari Solo, Jawa Tengah, Susiawan telah menghabiskan hidupnya untuk memadukan seni dengan pendidikan, khususnya dalam mendorong kreativitas pada anak-anak, terutama dari latar belakang kurang mampu.
Karya-karyanya merupakan manifestasi dari misinya yang menghubungkan seni, budaya, dan lingkungan dengan cara yang intim.
Bertumpu pada tradisi spiritual Nusantara, terutama budaya Jawa dan Bali, "Bridges of Light" menggali pemahaman Susiawan tentang "Kanda Pat" empat saudara spiritual yang membimbing dan melindungi kita sepanjang hidup, dari kelahiran hingga kematian.
"Melalui lukisan intuitifnya, Susiawan menyalurkan energi kuat dari konsep kuno ini, menciptakan karya karya visual yang mencerminkan kedalaman spiritual dan keterhubungan dalam perjalanan eksistensi manusia," jelas sang istri Susan Allen.
Lebih lanjut, Susan saat mendampingi sang suami menyebutkan, pameran ini juga menyoroti keterlibatan mendalam Susiawan dengan seni tradisional wayang kulit, yang telah dikenal luas oleh masyarakat dari berbagai budaya dan benua.
"Wayang kulit, sebagai bentuk seni yang memadukan cahaya dan bayangan, menyampaikan cerita-cerita yang penuh kebijaksanaan, pengajaran, dan refleksi," ujarnya.
Sebagai seni komunal, wayang kulit mengingatkan kita bahwa meskipun menghadapi kesulitan, cahaya harapan selalu ada, membimbing kita keluar dari kegelapan menuju transformasi.
"Karya Susiawan adalah perayaan atas kekuatan seni yang abadi untuk menyatukan, menyembuhkan, dan menginspirasi," ucapnya.
Pameran ini menjanjikan pengalaman transformatif yang mendorong dialog, kreativitas, dan refleksi, mengundang para pengunjung untuk menemukan cahaya batin mereka sendiri.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5847 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2566 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2194 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan