Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 3 Juli 2026
Kepala SMK TI Bali Global Badung Buka Suara Pasca-Kecelakaan Bus
BERITABALI.COM, BADUNG.
Bus pariwisata Sakhindra Trans mengalami kecelakaan maut yang menewaskan 4 orang pada Rabu, (8/1/2025) malam. Bus tersebut diduga mengalami rem blong lalu menabrak mobil dan motor di jalanan menurun di Kota Batu, Malang, Jawa Timur.
Kepala SMK TI Bali Global Badung, Bali, I Made Indra Aribawa mengakui sebanyak 150-an siswa kelas 11 mengikuti kunjungan ke sejumlah pusat industri dan pengembangan IT.
Mereka berkunjung ke tiga kota, yakni Semarang, Yogyakarta dan Malang sejak 5 hingga 9 Januari 2025.
"Kami bersyukur seluruh siswa kami selamat tanpa luka serius atau ringan, termasuk guru. Hanya mereka masih syok. Yang kami sayangkan, dan kami turut berduka ada masyarakat pengguna jalan yang jadi korban," jelasnya, kemarin,(Kamis,(9/1/2025) di Badung.
Informasi terakhir (Kemarin), seluruh guru pendamping masih dimintai keterangan oleh polisi.
Sementara semua siswa masih berada di salah satu rumah makan untuk menunggu kepastian pulang ke Bali. Rencananya mereka akan dikawal pulang sampai Ketapang, Gilimanuk.
"Kami dapat info bahwa Kapolres Batu akan menemui siswa di rumah makan. Jadi mungkin setelah BAP, atau mekanisme seperti apa di sana, untuk dapat izin pulang, kami masih tunggu," ujarnya.
Rombongan berangkat dari Bali sejak 5 Januari 2025. Ada empat bus yang disiapkan pihak travel. Mestinya, sesuai jadwal, para siswa kembali dari kunjungan industri hari ini dan direncanakan tiba sekitar pukul 12.00 WITA.
"Kegiatan kami adalah kunjungan industri yang sudah direncanakan sejak empat bulan lalu. Jadi sesuai ketentuan surat edaran Disdikpora Bali, kami sudah cek semua kelengkapan izin travel, kelayakan bus dan kesehatan awak bus dan sopir. Dari data-data semua dinyatakan laik," paparnya.
Dirinya berharap, para siswa segera bisa dipulangkan agar tidak menimbulkan trauma berkepanjangan bagi siswa.
"Kami masih intens komunikasi dengan guru, dengan travel. Orangtua siswa khawatir tapi mereka mengerti bahwa ini musibah. Kami harap semua klir," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 2747 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1083 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 477 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 389 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun