Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Gara-gara Bakar Ikan, Lahan Kering 15 Are di Busungbiu Terbakar

Selasa, 18 Agustus 2026, 13:11 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Gara-gara Bakar Ikan, Lahan Kering 15 Are di Busungbiu Terbakar.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Lahan kering seluas 15 are di kawasan Pangkung Tibu Lesung, Banjar Dinas Kelod, Desa Busungbiu, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Bali, terbakar pada Senin (17/8/2026) malam.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 20.31 Wita tersebut diduga dipicu aktivitas seorang pemancing yang membakar sampah untuk menghangatkan diri sekaligus membakar ikan hasil tangkapannya. Api kemudian menjalar dan melalap lahan kering di sekitar lokasi kejadian.

Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz mengatakan, kebakaran pertama kali dilaporkan seorang warga bernama Gede Dodi (45), warga Banjar Dinas Kelod.

Menindaklanjuti laporan tersebut, sejumlah petugas kepolisian bersama dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Kapos Seririt dan satu unit mobil tangki air BPBD Kabupaten Buleleng dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.

"Api sangat cepat menjalar, karena kawasan itu dipenuhi semak kering. Petugas dibantu warga berjibaku melakukan pemadaman," jelas Iptu Yohana.

Iptu Yohana menyebut api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 24.30 Wita. Proses pemadaman dilakukan petugas bersama warga untuk mencegah kobaran api meluas ke kawasan sekitar.

Sementara itu, identitas pemancing yang diduga menjadi penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui. Diduga yang bersangkutan telah meninggalkan lokasi sebelum warga dan petugas melakukan penanganan.

Kebakaran lahan kering tersebut menjadi perhatian karena material semak yang mengering membuat api cepat menjalar. Kondisi tersebut berpotensi memperluas area terdampak apabila api tidak segera ditangani.

Atas kejadian tersebut, Iptu Yohana mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, terutama di kawasan yang banyak memiliki material mudah terbakar.

“Untuk mencegah kejadian serupa, masyarakat kami imbau tidak meninggalkan api atau bara dalam kondisi masih menyala dan segera menghubungi petugas apabila terjadi kebakaran,” tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami