Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 29 Juni 2026
BNN Gianyar Sasar Tempat Kerja, Gelar Tes Urine ke Karyawan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gianyar bersama Dinas Tenaga Kerja menggelar tes urine bagi karyawan di perusahaan Viceroy Bali, Ubud.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja serta implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Gianyar Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.
“Ilangkah proaktif untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif. Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gianyar berkomitmen mendukung setiap upaya perusahaan dalam mewujudkan tempat kerja yang aman dan bebas dari narkoba,” ujar Kabid Bina Hubungan Industrial, K3, dan Jamsostek, I Made Putra Ariana.
Dinas Tenaga Kerja mengapresiasi langkah Viceroy Bali yang secara aktif mendukung program deteksi dini penyalahgunaan narkoba. Upaya ini diharapkan menjadi contoh bagi perusahaan lain di Gianyar untuk turut serta dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan bebas narkoba.
Kepala BNNK Gianyar, Sudirman, menegaskan pentingnya peran dunia usaha dalam mendukung pemberantasan narkoba.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini. Pencegahan narkoba di tempat kerja harus menjadi komitmen bersama, mengingat pekerja adalah aset penting bagi perusahaan dan daerah. Kami berharap langkah ini dapat menginspirasi perusahaan lain di Kabupaten Gianyar untuk turut serta dalam upaya pencegahan narkoba,” ujarnya.
Tes urine ini merupakan bagian dari program rutin BNN untuk mendukung lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun