Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 28 September 2026
Inflasi Bali April 2025 Tembus 2,30 Persen, Tarif Listrik Jadi Penyumbang Utama
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat laju inflasi di Pulau Dewata pada April 2025 mencapai 2,30 persen secara year-on-year (y-on-y).
Salah satu penyumbang terbesar inflasi kali ini berasal dari kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga.
Kepala BPS Provinsi Bali, Agus Gede Hendrayana Hermawan, menyebut tarif listrik menjadi komoditas dengan andil inflasi tertinggi di bulan ini.
"Inflasi pada April 2025 utamanya disumbangkan oleh kelompok Perumahan, Air, Listrik dan Bahan Bakar Rumah Tangga, dengan andil tertinggi disumbangkan oleh komoditas Tarif Listrik," ujarnya, Kamis (2/5/2025).
Selain tarif listrik, beberapa komoditas pangan juga menjadi penyumbang inflasi tahunan, khususnya dari kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau. Komoditas tersebut di antaranya cabai rawit, daging babi, bawang merah, minyak goreng, dan kopi bubuk.
Di sisi lain, komoditas seperti tomat, daging ayam ras, sawi hijau, dan telur ayam ras tercatat menjadi penyumbang deflasi y-on-y di Bali pada April 2025.
Secara wilayah, tingkat inflasi tahunan tertinggi terjadi di Kota Denpasar sebesar 2,69 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 110,31. Sementara inflasi terendah tercatat di Kabupaten Badung sebesar 1,80 persen dengan IHK sebesar 107,63.
Sedangkan secara bulanan (month-to-month/m-to-m), inflasi tertinggi tercatat di Kabupaten Tabanan sebesar 1,09 persen, dan inflasi terendah kembali terjadi di Kabupaten Badung sebesar 0,49 persen.
Agus Gede Hendrayana menambahkan, inflasi tahunan terjadi akibat kenaikan harga di sepuluh kelompok pengeluaran utama, seperti makanan, pakaian, kesehatan, transportasi, hingga perawatan pribadi.
"Inflasi tahunan (y-on-y) terjadi karena adanya kenaikan harga komoditas-komoditas amatan yang ditunjukkan oleh naiknya IHK pada sepuluh kelompok pengeluaran," jelasnya.
Baca juga:
Ramadhan Dimulai, Inflasi Mengintai
Sementara itu, hanya satu kelompok yang mengalami penurunan indeks harga, yakni kelompok Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan yang turun 0,84 persen.
Secara keseluruhan, tingkat inflasi bulanan (m-to-m) Provinsi Bali pada April 2025 tercatat sebesar 0,73 persen, dan inflasi year-to-date (y-to-d) mencapai 1,74 persen.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8511 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5857 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3675 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2505 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar