Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Pria Dianiaya Bule di Pecatu, Pelaku Kabur
BERITABALI.COM, BADUNG.
Seorang pria bernama Damianus Sayo (30) asal Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi korban penganiayaan brutal di depan Saloto, Jalan Labuan Sait, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, pada Minggu (2/2/2025) sekitar pukul 04.00 WITA.
Korban yang akrab disapa Dami ini menjelaskan bahwa dirinya saat itu sedang mencari penumpang dan melintas di lokasi kejadian. Tanpa diduga, seorang bule berbadan kekar tiba-tiba mendekatinya. Tanpa sebab jelas, pelaku langsung menganiaya korban secara membabi buta.
"Korban dipukul, dicekik, bahkan dibanting ke aspal, padahal korban tidak ada berbuat salah, dan bahkan tidak kenal pelaku," ungkap sumber.
Dalam insiden tersebut, korban mengalami luka lebam di bagian wajah, benjolan di kepala, serta luka di kaki kiri. Warga sekitar yang melihat kejadian segera melerai, namun pelaku langsung kabur dari lokasi.
Beberapa warga sempat mengabadikan wajah pelaku menggunakan kamera ponsel dan menyebarkannya di media sosial agar segera ditangkap.
Korban yang tinggal di Puri Gading, Jimbaran, Kuta Selatan, kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Kuta Selatan, pada Minggu (2/2/2025) sekitar pukul 08.00 WITA.
Kapolsek Kuta Selatan AKP I Komang Agus Dharmayana W., S.I.K., M.Si., membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya kini masih mendalami kasus itu.
"Ya, kami masih memintai keterangan saksi-saksi, termasuk saksi korban dan bukti petunjuk, masih selidiki," ujar Kapolsek saat dihubungi awak media, Kamis (22/5/2025).
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3759 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1696 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang