Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Tahanan Tewas Dikeroyok di Polresta Denpasar, Tiga Polisi Kena Patsus
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tiga anggota polisi yang bertugas di rumah tahanan (rutan) Polresta Denpasar dijatuhi sanksi penempatan khusus (patsus) selama 30 hari.
Ketiganya dinilai lalai saat terjadi pengeroyokan di dalam rutan yang menewaskan seorang tahanan kasus pencabulan berinisial AI (36).
Ketiga polisi tersebut yakni Bripka ADP, Bripda IPDAP, dan Bripda IDPS. Mereka bertugas di bagian Tahanan dan Titipan (Tahti) serta anggota Samapta Polresta Denpasar.
Kabid Humas Polda Bali Kombespol Ariasandy SIK menjelaskan, ketiga anggota itu telah menjalani sanksi patsus lantaran dianggap tidak profesional saat bertugas.
"Sudah kita sel 30 hari, kena kode etik. Dia piket jaga, ada pengeroyokan dia ga monitor, itu termasuk salah satu ketidak profesionalan anggota," beber Kombes Ariasandy kepada wartawan, Sabtu (7/6/2025).
Selain menjatuhkan sanksi kepada petugas jaga, penyidik Satreskrim Polresta Denpasar telah memeriksa tujuh orang saksi dalam kasus tersebut. Hasilnya, enam orang tahanan resmi ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan.
Enam tersangka itu masing-masing DMWK, GARP, IKS, KAJ, PPM yang merupakan tahanan kasus narkoba, serta ADS yang ditahan dalam kasus pengeroyokan.
"Mereka dijerat Pasal 170 pengeroyokan atau penganiayaan secara bersama-sama," ungkap Kombes Ariasandy.
Terkait motif pengeroyokan, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman pemeriksaan terhadap para tersangka.
"Motif belum, mereka masih menjalani pemeriksaan mendalam lagi. Biar diketahui motifnya apa. Biar kita gak asal omongnya. Harus betul betul yakin. Yang jelas perbuatan menganiaya itu yang kita duga kuat. Artinya sudah naik ke tingkat penyidikan," pungkasnya.
Diketahui, kasus pengeroyokan tersebut terjadi pada Rabu (4/6) malam pukul 20.30 Wita. AI, tahanan kasus pencabulan anak di bawah umur yang baru dua hari menghuni sel, tewas setelah dikeroyok oleh tujuh tahanan lainnya di dalam kamar mandi sel.
Peristiwa itu diketahui petugas piket setelah menerima laporan dari salah satu tahanan yang memberitahukan ada penghuni sel terjatuh di kamar mandi. Ketika dicek, korban ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri dan langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Trijata Polda Bali. Sayangnya, nyawa AI tidak tertolong setelah beberapa saat mendapat perawatan medis.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 423 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 366 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 354 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang