Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 27 September 2026
Disdikpora Buleleng Siapkan Kelas Inklusi Sistem Gugus
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng tahun ini akan membentuk kelas inklusi, untuk memberikan pendampingan belajar bagi siswa SMP yang mengalami disabilitas intelektual. Kelas inklusi dibentuk dengan sistem gugus.
Sekretaris Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata ditemui Kamis (5/6) mengatakan, dari 375 siswa SMP yang belum bisa membaca, menulis dan berhitung (calistung), 85 persen di antaranya mengalami disabilitas intelektual.
Untuk itu, siswa yang mengalami disabilitas intelektual ini akan diberikan pendampingan belajar, dengan sistem gugus yang dibentuk di tiga wilayah, yakni Buleleng timur, tengah dan barat.
Saat ini pihaknya sedang memetakan sekolah mana yang sekiranya dapat menyediakan ruang kelas inklusi, serta memiliki sarana dan prasarana yang memadai. Selain itu sekolah yang dipilih harus dipastikan berjarak dekat dengan siswa.
"Jadi di waktu-waktu tertentu siswa datang ke sekolah yang sudah ditunjuk, untuk mendapatkan layanan pendampingan calistung. Sementara pembelajaran secara intens tetap dilakukan di satuan pendidikannya. Kami akan sampaikan rencana ini kepada pihak orangtua siswa, dengan menunjukan hasil tes yang dilakukan oleh tim psikolog," terang Surya.
Sistem gugus ini diambil karena dikhawatirkan siswa akan terkendala akses. Sebab, dua Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ada di Buleleng hanya berlokasi di wilayah Kota Singaraja. Selain itu jumlah Guru Pendamping Khusus (GPK) sangat terbatas, yakni hanya berjumlah enam orang. Masing-masing dua orang di jenjang TK, dua orang di jenjang SD dan dua orang di jenjang SMP.
"Jadi dengan sistem gugus ini, enam GPK yang kami punya akan dikirim ke gugus itu. Kami akan jadikan enam GPK ini sebagai pionir dan pengimbasan. Sembari menunggu penambahan GPK dari Kementerian, karena pelatihan GPK itu hanya dilakukan oleh Kementerian secara daring," terang Surya.
Siswa yang akan mengikuti pendampingan belajar calistung di kelas inklusi kata Surya, akan diberikan bantuan uang transport antar-jemput dari dana BOS.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8480 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5829 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3654 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2483 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar