Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali Bawa 65 Orang
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya rute Ketapang–Gilimanuk tenggelam di perairan Selat Bali, Rabu malam (2/7/2025) sekitar pukul 23.20 WIB, hanya 25 menit setelah lepas jangkar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
Kejadian ini langsung memicu respons cepat dari berbagai unsur SAR gabungan. Peristiwa nahas ini pertama kali terlihat oleh petugas jaga Syahbandar dan segera dilaporkan ke Basarnas serta instansi terkait.
Berdasarkan keterangan Pers dari SAR Bali menyampaikan, Tim SAR dari Pos SAR Banyuwangi langsung diterjunkan menggunakan Rigid Inflatable Boat, disusul personel dari Pos SAR Jembrana, Bali.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P. H., S.IP., M.M., yang bertindak sebagai SAR Mission Coordinator, mengungkapkan bahwa dukungan tambahan berupa KN SAR Permadi dan tim dari Kantor SAR Surabaya juga dikerahkan menuju lokasi tenggelamnya kapal.
Berdasarkan data sementara, KMP Tunu Pratama Jaya membawa 53 penumpang dan 12 kru, serta mengangkut 22 kendaraan—termasuk 14 truk tronton. Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih berlangsung intensif di lokasi kejadian.
Operasi penyelamatan ini melibatkan sejumlah unsur dari Basarnas, Syahbandar Banyuwangi, Polairud, TNI AL Gilimanuk, BPBD, BMKG, KP3, Tagana, dan BKK Banyuwangi yang terus berkoordinasi untuk menemukan seluruh penumpang dan awak kapal.
Tim SAR bekerja tanpa henti dengan harapan dapat menyelamatkan sebanyak mungkin korban dalam tragedi laut yang mengguncang perairan Selat Bali ini.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3823 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1767 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang