Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 14 Juni 2026
Warga Bulian Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Rumah
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang warga asal Desa Bulian, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, bernama Gede Wirba (68) tewas akibat tersengat listrik. Peristiwa nahas ini terjadi saat korban tengah memperbaiki rumahnya.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, dikonfirmasi Kamis (10/7) membenarkan kejadian tersebut. Korban dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (9/7) kemarin saat sedang memotong genteng spandek menggunakan mesin gerinda.
Namun, hanya berselang beberapa menit kemudian, I Ketut Wirdana (50), keluarga korban, menyadari bahwa suara mesin gerinda tiba-tiba berhenti. Ia pun bergegas mendatangi korban.
Betapa terkejutnya Wirdana saat melihat korban sudah dalam posisi terlentang, dengan mesin gerinda berada di atas tubuhnya. Sontak Wirdana memanggil anggota keluarga lain serta menghubungi perangkat desa dan petugas medis untuk bersama-sama mengevakuasi korban.
Sayangnya, hasil pemeriksaan tim medis menunjukkan korban sudah tidak bernyawa, diduga kuat akibat sengatan listrik. "Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Hanya ada bekas luka bakar, diduga akibat tersengat listrik itu," terang Iptu Yohana.
Dijelaskannya pula, sehari-hari korban bekerja sebagai tukang bangunan. Saat kejadian, korban berinisiatif memperbaiki atap rumahnya sendiri. Pihak keluarga pun sudah menerima musibah ini dan menolak dilakukan autopsi.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam bekerja, khususnya saat menangani peralatan listrik di rumah.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1005 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli