Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 23 Juni 2026
65 Personel Dikerahkan di Operasi Patuh Agung Bangli 2025
BERITABALI.COM, BANGLI.
Polres Bangli mengerahkan sebanyak 65 personel dalam pelaksanaan Operasi Patuh Agung 2025, yang dimulai pada Senin (14/7/2025).
Kegiatan ini digelar serentak se-Bali, ditandai dengan apel gelar pasukan di halaman Mapolres Bangli.
Operasi ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan di wilayah Bangli.
Kapolres Bangli, AKBP James I. S. Rajagukguk, menyampaikan bahwa permasalahan lalu lintas saat ini berkembang sangat cepat seiring meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk.
"Hal ini menuntut adanya upaya bersama dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas. Oleh karenanya sangat penting sinergi antar seluruh stakeholder terkait karena dalam membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, tidak bisa dicapai hanya oleh Polantas saja," tegasnya.
Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Agung 2025, sebanyak 56 personel dari Polres Bangli dan Polsek jajaran dikerahkan, ditambah 9 personel pendukung lainnya, sehingga total 65 personel terlibat aktif. Mereka terbagi dalam empat satuan tugas, yaitu Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Gakkum, dan Satgas Banops.
Operasi ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025, dengan sasaran utama pelanggaran kasat mata yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Dengan digelarnya Operasi Patuh Agung 2025, diharapkan dapat tercipta kondisi lalu lintas yang lebih aman dan tertib di wilayah Kabupaten Bangli, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan saat berkendara di jalan raya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun