Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
PLN Bangun SUTET 500kV Gilimanuk-Antosari, Antisipasi Kebutuhan Listrik Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Wayan Koster bersama jajaran PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bali dan Nusa Tenggara (UIP JBTB) melaksanakan rapat membahas pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV Gilimanuk-Antosari. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Kertha Sabha, Jaya Sabha Denpasar, Rabu (23/7).
Executive Vice President Kontruksi Jawa, Madura, Bali, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PT PLN (Persero), Ratnasari Sjamsudin, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan langkah strategis PLN guna memperkuat pasokan listrik di Bali.
“Pembangunan Sutet 500kV Gilimanuk-Antosari merupakan langkah PT. PLN dalam mengantisipasi pertumbuhan beban listrik untuk wilayah Bali,” jelas Ratnasari.
Proyek ini juga masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034. Tujuannya adalah menjaga keandalan dan keutuhan sistem kelistrikan Bali, seiring lonjakan kebutuhan energi yang terus meningkat.
Tercatat, beban puncak listrik Bali pada Februari 2025 mencapai 1.189 MW, sedangkan daya mampu hanya sebesar 1.388 MW, dengan cadangan energi tersisa 199 MW. Diprediksi, kebutuhan listrik di Bali akan bertambah sekitar 60 MW setiap tahun.
Bauran energi di Bali saat ini terdiri dari: Batubara: 38,8%, LNG: 16,8%, MFO: 2%, HSD: 12,5%, Suplai dari Jawa-Bali: 29,9%.
Untuk mengatasi keterbatasan cadangan energi, PLN telah menyiapkan beberapa langkah mitigasi yakni jangka pendek dengan pengoperasian PLTP Ijen (34 MW), PLTS 50 MWp, PLTD 220 MW, dan PLTGU 200 MW.
Jangka menengah dengan penambahan kapasitas pembangkit hingga 450 MW dan jangka panjang dengan penyelesaian Proyek 500 kV Jawa–Bali.
Gubernur Bali Wayan Koster menyambut baik langkah strategis PLN tersebut. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan pasokan listrik untuk menunjang sektor pariwisata dan aktivitas masyarakat.
“Jadi kita butuh kepastian listrik secara berkelanjutan. Jangan sampai terjadi blackout seperti kemarin lagi,” ungkap Koster.
Gubernur juga berharap penguatan sistem kelistrikan di Bali dilakukan selaras dengan program Bali Mandiri Energi, yang menitikberatkan pada penggunaan energi bersih dan ramah lingkungan. Ia meyakini, pengembangan energi hijau akan menaikkan citra pariwisata Bali di mata dunia.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8172 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5682 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3550 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2402 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan