Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Potensi Motor Listrik Besar, Tapi Tantangannya Ada di Mindset
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Potensi kendaraan listrik di Indonesia sangat besar. Namun, perubahan mindset masyarakat membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah dan media.
Hal ini disampaikan CEO PT Indomobil eMotor Internasional, Pius Wirawan di Denpasar, Senin (28/7/2025).
“Memang ini bukan pekerjaan singkat. Kita lakukan secara bertahap melalui event-event regional. Bahkan kami sengaja melakukan test drive off-road dengan beban 125 kilogram untuk membuktikan kekuatan motor dan daya tahan baterainya,” jelasnya.
Menurut Pius, strategi mereka tak hanya berfokus pada penjualan, tapi juga edukasi.
“Indonesia itu pasar motor 6 juta unit per tahun, tapi 10–15 tahun terakhir tidak ada inovasi baru. Kami hadirkan teknologi canggih yang selama ini hanya ada di mobil, ke dalam sepeda motor," ujarnya.
Dengan memperluas jaringan dealer, menambah fasilitas penukaran baterai, serta menghadirkan fitur-fitur kekinian, Indomobil optimistis akan mendorong adopsi motor listrik secara masif.
“Kami senang sekali karena feedback dari media, konsumen, dan masyarakat sangat positif. Bukan hanya ke produk kami, tapi juga terhadap motor listrik secara umum," tutup Pius.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4515 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2330 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1977 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1600 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun