Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Bisnis Thrifting Marak di Denpasar, Meski Ada Larangan Impor Pakaian Bekas
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bisnis pakaian bekas atau thrifting kian marak di Kota Denpasar, meski pemerintah mengimbau larangan impor pakaian bekas di Indonesia. Fenomena ini justru menarik banyak peminat karena harga yang terjangkau, bahkan untuk pakaian bermerek.
Bahkan pihak bea cukai melakukan pengawasan ketat terhadap potensi penyelundupan baju bekas. Pemerintah menegaskan larangan ini diberlakukan karena masuknya baju bekas impor dapat mengganggu industri garmen dalam negeri yang memproduksi pakaian baru.
Di kawasan Pasar Badung, penjualan baju bekas setiap harinya bisa meraup omzet hingga ratusan ribu rupiah. Kondisi pakaian yang dijual umumnya masih tampak bagus, bahkan sebagian tampak seperti baru. Pembeli yang beruntung bisa menemukan pakaian bermerek asli dengan harga jauh lebih murah dari harga pasaran.
Seorang pedagang asal Lombok yang berjualan di Pasar Badung mengaku sudah lebih dari setahun menekuni bisnis ini. Selain di lokasi tersebut, ia juga berjualan keliling pasar, terutama saat hari raya.
"Ramai pembeli saat hari Galungan dan Kuningan. Kalau lebaran, kurang begitu ramai karena banyak mudik," akunya, saat ditemui belum lama ini.
Ia mengaku hanya menjual pakaian bekas khusus anak dan remaja, baik impor maupun lokal. Setiap hari, selalu ada pembeli yang datang.
"Menyoal adanya pelarangan jualan baju bekas, sementara ini kami disini aman aman saja. Buktinya tetap dimintain retribusi oleh pihak pasar dan kami aman jualan disini," tegasnya.
Untuk diketahui, tren thrifting kini juga berkembang melalui toko khusus atau thrift shop. Kegiatan ini semakin digandrungi karena dinilai lebih hemat, ramah lingkungan, dan memberikan kesempatan mendapatkan pakaian bermerek dengan harga murah.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4513 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2329 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1974 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1600 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun