Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
BNN Gianyar Sidak Toko Vape di Sukawati
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Vape atau rokok elektrik semakin populer di kalangan anak muda. Meski dianggap lebih aman, potensi bahayanya, terutama penyalahgunaan dengan zat terlarang, tidak bisa diabaikan.
Untuk mencegah hal tersebut, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gianyar bersama Polsek Sukawati, Satpol PP, TNI, dan Kesbangpol Gianyar melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah toko vape pada Selasa (02/9/2025).
Tim gabungan menyasar tujuh toko vape di kawasan Batubulan, Kecamatan Sukawati, yang dikenal sebagai tempat nongkrong anak muda. Aksi ini bertujuan mengawasi sekaligus memberikan edukasi kepada pemilik toko dan masyarakat.
Petugas memeriksa langsung cairan vape yang dijual, mengambil sampel produk terlaris, serta memberikan sosialisasi tentang bahaya narkotika melalui vape.
BNN Gianyar menekankan pentingnya langkah ini agar generasi muda tidak terjebak dalam tren yang membahayakan masa depan. Kepala BNNK Gianyar, Sudirman, menegaskan lebih baik mencegah sejak dini.
"Anak muda harus bisa jadi generasi cerdas, sehat, dan berdaya. Jangan biarkan rokok elektrik jadi pintu masuk Narkotika," ujarnya.
Selain sidak, tim juga memberikan edukasi bahwa tidak semua cairan vape aman. Ada indikasi beberapa produk mengandung zat berbahaya seperti "etomidate" yang bisa menyebabkan ketergantungan dan dikenal sebagai vape "zombie".
Oleh karena itu, kesadaran dari pengguna dan pemilik toko sangat penting dalam upaya pencegahan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3836 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1781 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang