Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
4.273 Kasus Gigitan Anjing, 240 Warga Jembrana Positif Rabies
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kasus rabies di Kabupaten Jembrana terus menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Angka gigitan anjing dan hewan penular rabies (HPR) terbilang tinggi dan perlu ditangani cepat.
Kepala BPBD Jembrana, Agus Artana, menegaskan pentingnya pengendalian rabies di Bali yang merupakan destinasi pariwisata dunia. “Bali adalah daerah pariwisata, jadi gangguan apapun termasuk rabies harus menjadi perhatian khusus,” ujarnya.
Sejak Januari hingga akhir Agustus 2025, tercatat 4.273 kasus gigitan anjing di Jembrana. Dari jumlah tersebut, 240 orang positif rabies dan 93 ekor anjing dinyatakan rabies.
Untuk menekan penyebaran, BPBD bersama instansi terkait melaksanakan vaksinasi HPR di wilayah dengan kasus tinggi. Vaksinasi dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang sudah ditentukan.
Agus Artana juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga hewan peliharaan. “Kesadaran warga untuk membawa hewan divaksin sangat penting, agar bisa melindungi hewan dan juga manusia,” tegasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4532 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2343 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1996 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1605 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1048 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun