Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Tim Sepakbola Buleleng Kalah WO, KONI Ajukan Protes ke Dewan Hakim Porprov Bali
BERITABALI.COM, BULELENG.
Tim sepakbola Buleleng dinyatakan kalah walk out (WO) dalam laga Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2025 saat melawan Gianyar. Keputusan ini dinilai curang dan membuat KONI Buleleng berencana mengajukan protes resmi ke Dewan Hakim Porprov Bali.
Executive Committee (Exco) PSSI Buleleng, Wayan Tingkes Yasa, pada Kamis (11/9) menjelaskan bahwa jadwal pertandingan seharusnya digelar pada Rabu (10/9) pukul 14.00 WITA di Stadion Samudra, Kuta. Lokasi tersebut dekat dengan tempat menginap tim di Hotel Alron Kuta.
Namun, sekitar pukul 10.00 WITA, kontingen Buleleng menerima pemberitahuan mendadak bahwa pertandingan dipindahkan ke Lapangan Banteng, Seminyak. Perubahan lokasi ini menyulitkan tim karena wilayah Denpasar dan Kuta tengah dilanda banjir serta kemacetan parah.
Tingkes mengungkapkan, pihaknya sudah menunggu transportasi yang dijanjikan panitia. “Dari pukul 11.00 kami sudah siap berangkat, tapi kendaraan tak datang. Kemudian sekitar jam 12.30 kami diberi janji akan dibantu lewat transportasi ojek online. Kami kan prinsipnya siap saja apapun angkutannya. Tapi ternyata angkutannya tak kunjung datang,” ujarnya.
Menurut Tingkes, technical delegate sepakbola yang datang ke Hotel Alron bahkan sempat menyepakati penundaan laga menjadi Kamis (11/9) pukul 08.00 WITA, dan tim Buleleng sudah menyatakan kesiapannya. Namun, pada Rabu pukul 14.15 WITA, tim justru mendapat kabar mengejutkan bahwa mereka dianggap tidak hadir dan dinyatakan kalah WO dengan skor 0-3.
Ketua Umum PSSI Buleleng, Gede Suyasa, menyebut insiden ini sangat janggal dan bertentangan dengan semangat sportivitas. Ia menyoroti tidak adanya surat resmi terkait perubahan lokasi pertandingan, berbeda dengan Porprov Bali 2022 lalu.
“Selain itu tidak ada pembahasan bersama antara dua tim yang seharusnya difasilitasi oleh technical delegate,” tegas pria yang juga menjabat sebagai Sekda Buleleng itu.
Suyasa menegaskan, PSSI Buleleng sudah mengikuti seluruh arahan technical delegate dengan sikap kooperatif. Namun, keputusan WO yang tiba-tiba justru memperlihatkan ketidakadilan. “Kalau kami sampai menggugat seperti ini, sudah sangat tidak fair play. Porprov tahun ini sangat mengecewakan bagi kami,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Buleleng, Ketut Wiratmaja, juga menyampaikan kekecewaannya dan memastikan akan melayangkan protes resmi. “Kami sudah mengumpulkan data dan bukti pendukung. Kami junjung tinggi prinsip sportivitas dan fair play. Kami berharap Dewan Hakim dapat memberikan keputusan yang adil,” katanya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan