Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Ular Sanca 2 Meter Ditemukan di Lahan Warga Kaliakah Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Seekor ular sanca sepanjang sekitar 2 meter berhasil dievakuasi petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jembrana dari lahan warga di Banjar Banyubiru, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, Jumat (19/9/2025) sore.
Ular dengan berat sekitar 5 kilogram itu ditemukan oleh pemilik lahan, I Kade Warnita (35), saat sedang menyabit rumput untuk pakan ternak sekitar pukul 17.00 WITA. Ia melihat ular tersebut bersembunyi di bawah tumpukan kayu, lalu melaporkan kejadian itu kepada petugas Damkar.
Regu I Damkar Jembrana yang sedang siaga langsung turun ke lokasi dan melakukan penanganan selama kurang lebih 30 menit hingga ular berhasil diamankan. Tidak ada korban dalam peristiwa ini.
Kasatpol PP Jembrana, I Made Leo Agus Jaya, membenarkan adanya penanganan hewan liar tersebut. Ia mengapresiasi respons cepat regu Damkar sehingga ular tidak menimbulkan bahaya bagi warga maupun ternak.
“Setiap laporan masyarakat langsung kami tindaklanjuti. Penanganan ular sanca ini berjalan lancar tanpa kendala. Kami imbau masyarakat tetap waspada, khususnya saat beraktivitas di lahan, dan segera melapor bila menemukan hewan liar yang berpotensi mengancam keselamatan,” jelasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4528 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2341 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1986 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1604 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1046 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun