Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Meski Dana Pusat Dipangkas Rp25 Miliar, Program Prioritas Buleleng Dipastikan Tetap Jalan
beritabali/ist/Meski Dana Pusat Dipangkas Rp25 Miliar, Program Prioritas Buleleng Dipastikan Tetap Jalan.
BERITABALI.COM, BULELENG.
Bupati Buleleng dr I Nyoman Sutjidra memastikan seluruh program prioritas Kabupaten Buleleng pada tahun 2026 tetap berjalan, meski dana transfer dari pemerintah pusat dipangkas hingga Rp25 miliar.
Ditemui Jumat (3/10), Sutjidra menegaskan berbagai langkah antisipasi telah disiapkan sehingga kegiatan pembangunan dan event daerah tetap berlangsung sesuai rencana.
“Di perubahan kan sudah tau defisitnya berapa. Jadi sudah kami siasati. Astungkara tidak berpengaruh. Semua program tetap bisa berjalan," ujar Sutjidra.
Ia menyebut pemangkasan ini bukan hal baru, karena beberapa tahun lalu pernah tembus hingga Rp50 miliar. Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) disebut sudah memiliki strategi khusus agar pemangkasan tidak berdampak pada pelayanan publik dan agenda pembangunan.
Lebih lanjut, laporan Badan Keuangan menunjukkan penerimaan pajak retribusi di Buleleng telah melampaui target. Hal ini menjadi penopang utama untuk menutup kekurangan dari pusat.
“Astungkara pajak retribusi sudah di atas target, jadi bisa membantu juga. Untuk itu terima kasih kepada masyarakat Buleleng yang sudah patuh membayar pajak,” jelasnya.
Dengan kondisi tersebut, Pemkab Buleleng optimistis pemangkasan anggaran tidak akan mengganggu jalannya pembangunan dan berbagai kegiatan besar tahun depan.
Sutjidra memastikan sejumlah kegiatan penting seperti Lovina Festival, Buleleng Festival, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), Pekan Olahraga Pelajar (Porjar), serta program-program lain di tahun 2026 tetap berjalan.
"Semua berjalan, tidak ada yang dipotong," tegasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun