Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 14 Juni 2026
Teror Lempar Batu di Jalur Seririt-Gilimanuk Terjadi Lagi, Resahkan Pengendara
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pengendara yang melintas di Jalan Raya jurusan Seririt-Gilimanuk kembali mendapat teror pelemparan batu. Setelah sempat menimpa bus, kejadian serupa kini menimpa sebuah truk hingga viral di media sosial.
Dalam video berdurasi 19 detik itu, disebutkan aksi pelemparan batu terjadi di Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt, Buleleng pada Kamis (9/10) malam. Pelakunya disebut merupakan anak-anak.
“Hati-hati, ton. Daerah Seririt ada penimpukan (pelemparan). Untung tidak kena, kaca aman. Yang nimpuk (anak) kecil-kecil sekitaran anak SMP,” ujar si pengunggah video.
Unggahan tersebut mendapat banyak tanggapan dari warganet dan berharap agar pelaku segera ditangkap karena dinilai cukup meresahkan.
Dikonfirmasi terkait kejadian itu, Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz pada Sabtu (11/10) mengatakan, hingga saat ini pihak kepolisian belum menerima laporan resmi terkait insiden pelemparan tersebut. Namun, Polsek Seririt telah menurunkan Unit Opsnal untuk melakukan penyelidikan serta mencari TKP yang dimaksud berbekal dari video viral yang beredar di Facebook.
“Sampai saat ini belum ada laporan yang masuk ke Polsek setempat. Namun Unit Opsnal sudah kami terjunkan untuk menyelidiki," katanya.
Iptu Yohana pun mengimbau kepada masyarakat, utamanya para pengguna jalan, untuk selalu berhati-hati serta waspada saat melintas di jalur sepi, serta tidak segan melapor bila mengalami tindak kejahatan di jalanan.
"Pun para orangtua kami imbau untuk selalu mengawasi anak-anaknya, agar tidak bermain di pinggir jalan raya serta tidak melakukan aksi yang membahayakan pengguna jalan," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli