Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 17 Mei 2026
Prodia Tutup Roadshow PHFC 2025 di Denpasar, Ajak Warga Bali Gaya Hidup Sehat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
PT Prodia Widyahusada Tbk (Prodia) resmi menutup rangkaian Prodia Healthy & Fun with Community (PHFC) 2025 di Ayam Tulang Lunak Hayam Wuruk, Denpasar, bersama komunitas Bali Runners Official (BRO).
Melalui kegiatan 5K Fun Run, Prodia mengajak masyarakat merayakan gaya hidup aktif sekaligus memperkuat kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan dini sebagai bagian dari budaya hidup preventif.
Sebagai kota terakhir dari perjalanan PHFC di 10 kota besar di Indonesia—mulai dari Makassar, Balikpapan, Batam, Palembang, Jakarta, Solo, Bandung, Semarang, Malang, hingga Denpasar—kegiatan ini menjadi penutup bermakna atas komitmen Prodia dalam mengedukasi masyarakat tentang kesehatan menyeluruh dan berkelanjutan.
Lebih dari Sekadar Lari: Mengenali Tubuh Sendiri
Peserta PHFC Denpasar mengikuti fun run sejauh 5 kilometer, disertai pemeriksaan kesehatan gratis seperti gula darah, fungsi hati, dan kolesterol.
Selain itu, acara ini juga menghadirkan health talk edukatif mengenai pentingnya deteksi dini, latihan yang seimbang, serta berbagai doorprize menarik.

Melalui PHFC, Prodia menekankan bahwa menjaga kesehatan bukan hanya tentang seberapa jauh seseorang berlari, tetapi seberapa baik ia mengenal tubuhnya. Pemeriksaan rutin membantu masyarakat memahami kondisi kesehatan pribadi — termasuk risiko tersembunyi seperti penyakit metabolik atau jantung yang sering kali tidak bergejala.
Sport vs Exercise: Bergerak dengan Bijak
Dalam sesi edukasi, peserta juga diajak memahami perbedaan antara sport dan exercise. Jika sport identik dengan kompetisi dan performa, exercise menekankan pada konsistensi, pemanasan yang tepat, dan kesadaran tubuh. Tanpa dasar latihan yang cukup, aktivitas fisik intens justru berisiko menyebabkan cedera, gangguan jantung, atau kelelahan otot.
“Perjalanan PHFC tahun ini menunjukkan bahwa semangat hidup sehat bisa tumbuh dari kebersamaan. Dari Makassar hingga Denpasar, kami melihat bagaimana komunitas menjadi motor perubahan gaya hidup masyarakat. Melalui PHFC, kami ingin menegaskan bahwa kesehatan bukan tujuan akhir, melainkan perjalanan yang dimulai dari langkah sederhana, bergerak bersama, selektif memilih makanan yang sesuai dengan tubuh, pengelolaan stress, dan rutin melakukan check-up,” ujar Reskia Dwi Lestari, Marketing Communications Manager Prodia.
Sementara itu, Sicillia Dyah Indriasari, Branch Manager Prodia Health Care Renon, menambahkan, “Kami senang bisa menutup rangkaian PHFC di Denpasar bersama masyarakat yang begitu hangat dan antusias. Di Bali, semangat hidup sehat sudah menjadi bagian dari keseharian, dan Prodia ingin hadir untuk memperkuat itu, bahwa menjaga kesehatan tidak harus rumit. Cukup mulai dari hal sederhana: bergerak, berkumpul, dan mengenal tubuh kita sendiri lewat pemeriksaan berkala.”
Perjalanan PHFC 2025
Sepanjang tahun 2025, PHFC telah menjangkau ribuan peserta di berbagai kota di Indonesia, menggandeng komunitas olahraga lokal untuk memperluas akses edukasi preventif.
Setiap kota menghadirkan tema berbeda namun dengan semangat yang sama: membangun kesadaran bahwa kesehatan dimulai dari diri sendiri, dari langkah pertama.
Melalui kegiatan ini, Prodia menegaskan perannya sebagai mitra kesehatan terpercaya masyarakat Indonesia, yang tidak hanya menghadirkan layanan laboratorium dan klinik berkualitas, tetapi juga konsisten mengedukasi publik agar menjadikan pemeriksaan kesehatan dan aktivitas fisik sebagai bagian dari rutinitas hidup.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1481 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1115 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 961 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 853 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik