Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Orang Tua Mahasiswa Unud Minta Polisi Selidiki Ulang Kematian Anaknya di Kampus

Minggu, 19 Oktober 2025, 20:10 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi/Orang Tua Mahasiswa Unud Minta Polisi Selidiki Ulang Kematian Anaknya di Kampus.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Tewasnya mahasiswa Universitas Udayana (Unud) berinisial TAS (28) yang terjun dari lantai empat kampus Unud, Denpasar, memunculkan polemik berkepanjangan.

Orang tua korban pada Sabtu (18/10/2025) mendatangi Polresta Denpasar guna mempertanyakan motif kematian anaknya. Mereka juga meminta polisi mengusut lebih jauh kasus jatuhnya korban yang sebelumnya diduga akibat bunuh diri.

Kepada awak media, Lukas Triana Putra, ayah korban, mengatakan kedatangannya ke Polresta Denpasar bukan untuk melaporkan pihak tertentu, melainkan untuk meminta penyelidikan ulang terhadap kematian anaknya.

Lukas menilai keterangan yang diterima keluarga dari pihak kampus maupun sumber lain masih simpang siur.

“Kronologis yang kami terima selama ini tidak konsisten. Dari pihak kampus juga belum memberi jawaban yang jelas dan benar. Karena itu, kami berharap polisi bisa menyelidiki kembali agar penyebab kematian anak saya bisa terang,” bebernya.

Ia mengungkapkan bahwa keluarga merasa tidak puas dengan keterangan yang diberikan kampus. Lukas mengaku sudah melihat langsung lokasi kejadian dan menemukan beberapa kejanggalan yang mendorongnya meminta penyelidikan resmi.

“Tidak ada pihak yang saya laporkan. Saya hanya menyampaikan bahwa ada kematian yang perlu diselidiki lebih lanjut. Apakah anak saya jatuh dari lantai dua, tiga, atau empat? Apakah karena bunuh diri, kecelakaan, atau ada faktor lain? Itu yang kami ingin tahu,” terangnya.

Terkait beredarnya video viral yang dikaitkan dengan dugaan perundungan terhadap korban, Lukas enggan berkomentar lebih jauh dan menyerahkan persoalan itu kepada pihak kampus.

"Saya tidak mau bawa ke ranah pidana. Biar pihak kampus saja yang menyelesaikan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Denpasar Kompol I Ketut Sukadi membenarkan kedatangan orang tua korban ke Polresta Denpasar. Namun, ia menyebut belum ada laporan resmi yang diterima dari pihak keluarga.

“Nanti kami cek dulu laporan yang masuk. Saat ini tim masih mendalami, apakah korban bunuh diri atau ada unsur kecelakaan,” beber Kompol Sukadi, Minggu (19/10/2025).

Diketahui sebelumnya, mahasiswa semester 7 Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unud itu ditemukan tewas setelah terjatuh dari lantai empat gedung kampusnya di Jalan Jenderal Sudirman, Denpasar, pada Rabu (15/10/2025). Korban sempat dilarikan ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar, namun nyawanya tak tertolong.

Kasus ini sempat viral di media sosial dan memunculkan berbagai spekulasi di kalangan mahasiswa, terutama setelah muncul dugaan bahwa korban sempat mengalami perundungan. Hingga kini, pihak kampus belum memberikan penjelasan terbuka, sementara motif di balik kematian TAS masih menjadi misteri.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami